PT Best Profit Futures Surabaya

Impor Gula Bikin Menperin Tidur Tak Nyenyak

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Gula ternyata menjadi penganggu tidur Menteri Perindustrian Saleh Husin. Saleh mengaku terus memikirkan Indonesia yang terus mengimpor gula.

“Kita masih impor gula 2,8 juta ton. Ini masih menjadi masalah bagi kita. Pak Wapres juga mengatakan demikian,” kata Saleh saat melakukan peninjauan pembangunan PT Kebun Tebu Mas (KTM) di Desa Lamongrejo, Kecamatan Ngimbang, Lamongan, Rabu (BEST PROFIT FUTURES).

Meski baru bisa dioperasikan Mei mendatang, namun Saleh sangat mengapresiasi PT KTM. Dengan adanya PT KTM, ketergantungan impor gula akan berkurang, meski sedikit.

“Kapasitas produksinya kan 300 ribu ton per tahun, yah setidaknya itu bisa mengurangi 10%-nya lah,” ujar Saleh.

Saleh bercerita, dia bertemu dengan pelaku usaha industri makanan dan minuman. Para pengusaha itu mengeluh tentang stok gula yang menjadi salah satu bahan baku industri mereka. Saleh mengaku, tak bisa berkata apa-apa, dan hanya berkata dirinya terus berupaya meningkatkan produksi gula dalam negeri.(BEST PROFIT FUTURES).

“Jika Indonesia punya 10 (pabrik) seperti ini (PT KTM), kecemasan soal gula pengusaha industri makanan dan minuman itu pasti akan teratasi,” lanjut Saleh.

Namun Saleh juga realistis. Pembangunan pabrik gula baru dengan cepat dan masif juga tidak gampang direalisasikan. Selain mesin, lahan juga menjadi salah satu kendala.

“Jika ada dua saja pabrik gula seperti ini di Lamongan, Menperin akan tidur nyenyak. Menteri Perdagangan pasti juga tidurnya nyenyak,” seloroh Saleh.(BEST PROFIT FUTURES).

Gurauan Saleh ditujukan kepada Bupati Lamongan Fadeli yang mengatakan, Lamongan selalu siap untuk investasi. Persoalan lahan akan dicarikan solusi sehingga tidak menghambat investasi.

“Progres menggembirakan di sini akan kami sampaikan ke pak bos (presiden). Kalau perlu, saya usulkan kepada presiden atau wakil presiden agar beliau bisa meresmikan pabrik ini tahun depan,” tutup Saleh.

Gurauan Saleh ditujukan kepada Bupati Lamongan Fadeli yang mengatakan, Lamongan selalu siap untuk investasi. Persoalan lahan akan dicarikan solusi sehingga tidak menghambat investasi.(BEST PROFIT FUTURES).

“Progres menggembirakan di sini akan kami sampaikan ke pak bos (presiden). Kalau perlu, saya usulkan kepada presiden atau wakil presiden agar beliau bisa meresmikan pabrik ini tahun depan,” tutup Saleh.(BEST PROFIT FUTURES).

Sumber dari http://finance.detik.com/