PT Best Profit Futures Surabaya

Impor BBM Bakal Tembus 1,5 Juta Bph

Best Profit Futures –  SKK Migas menyebutkan, gap atau selisih antara produksi minyak nasional dengan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM)

bersubsidi di Indonesia mengalami disparitas yang tinggi. Hal tersebut dapat memberikan hal yang tidak mengenakan ke depannya.

Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Sekertaris SKK Migas, Gde Pradnyana saat acara FDG Gilas Mafia Migas dan Tambang di FX Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2014). (Best Profit Futures)

“Kalau tidak ada perubahan pola maka pada 2025 kita akan impor minyak lebih dari 1,5 juta bph,” kata dia.

Bahkan, Gde mengungkapkan, bahwa penerimaan negara dari sektor minyak tidak sama sekali bisa dialokasikan untuk sektor lain.

Sebab, penemrimaan minyak seketika habis lantaran dianggarkan untuk subsidi minyak dan listrik.

Oleh karenanya, dirinya berharap pemerintah ke depan dapat melakukan perubahan pola dalam mengelola energi di Indonesia menjadi lebih baik lagi.

“Karena angka yang semakin lama semakin mengerikan, dalam waktu 4-5 th subsidi BBM akan meningkat

3 kali lipat, dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi secara langsung,” pungkasnya.

 (Best Profit Futures)

Saham China melemah pada hari Kamis ini, membalikkan beberapa kerugian pada sesi pagi, sementara investor tetap berhati-hati dalam menghadapi perlambatan pertumbuhan laba industri,

pelemahan yuan yang masih berlangsung, dan tumbuhnya kekhawatiran atas ketatnya likuiditas.(Best Profit Futures)

Indeks CSI300 blue-chip turun 0,3 persen, ke 3,345.70, sementara indeks Shanghai Composite turun 0,1 persen ke 3,112.35 poin.

Kepercayaan investor dalam pemulihan ekonomi China digoyahkan oleh data yang menunjukkan keuntungan dalam perusahaan industri China tumbuh sebesar 7,7 persen di September,

melambat tajam dari kecepatan 19,5 persen bulan sebelumnya terkait beberapa sektor yang terpengaruh oleh lemahnya aktivitas.

Saham China melemah pada hari Kamis ini, membalikkan beberapa kerugian pada sesi pagi, sementara investor tetap berhati-hati

dalam menghadapi perlambatan pertumbuhan laba industri, pelemahan yuan yang masih berlangsung, dan tumbuhnya kekhawatiran atas ketatnya likuiditas.

Indeks CSI300 blue-chip turun 0,3 persen, ke 3,345.70, sementara indeks Shanghai Composite turun 0,1 persen ke 3,112.35 poin.(Best Profit Futures)

Kepercayaan investor dalam pemulihan ekonomi China digoyahkan oleh data yang menunjukkan keuntungan dalam perusahaan industri China tumbuh sebesar 7,7 persen di September,

melambat tajam dari kecepatan 19,5 persen bulan sebelumnya terkait beberapa sektor yang terpengaruh oleh lemahnya aktivitas.(Best Profit Futures)

Sumber dari http://economy.okezone.com