PT Best Profit Futures Surabaya

IHSG Masih Sulit Tembus Level 5.000

Best Profit Futures – Pada perdagangan hari ini, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang support 4.950-4.972 dan resisten 4.993-4.997.

IHSG berpola white marubozu di atas middle bollinger band (MBB ).

MACD mencoba naik dengan histogram positif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali bergerak naik.

“IHSG sempat menyentuh target support 4.953-4.957 sekaligus juga menyentuh target resisten 4.972-4.988 dan berakhir di kisaran target resisten tersebut,”

ungkap Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (30/5/2014). (Best Profit Futures)

Reza menambahkan, pelaku pasar mencoba peruntungan di tengah sempitnya waktu perdagangan. “Tentu sentimen dari global dan

ekspektasi positif dari dalam negeri sangat diharapkan untuk IHSG dapat melanjutkan kenaikannya,” kata dia.

Sebelumnya, meski mood transaksi di hari selang seling libur cenderung berkurang namun,

karena masih positifnya laju bursa saham AS setelah libur berimbas pada positifnya laju bursa saham Asia. (Best Profit Futures)

Sentimen ini telah memberikan tambahan amunisi bagi IHSG untuk rebound, dan IHSG pun kembali di zona hijau.

Pelaku pasar pun memanfaatkan melemahnya IHSG di awal pekan untuk kembali mengakumulasi.

Laju IHSG dapat kembali menguat di sesi kedua setelah sempat bergerak flat di awal sesi setelah penguatan pada saham-saham perkebunan,

industri dasar, dan beberapa saham properti dan konsumer.

Tampaknya IHSG tidak banyak terpengaruh dengan kisruh politik di Thailand sehingga dapat bergerak berlawanan arah. (Best Profit Futures)

Emas jatuh ke level terendah lima bulan, memperpanjang penurunan pekan lalu setelah pemilihan presiden karena dolar menguat terhadap ekspektasi yang tinggi untuk peningkatan suku bunga di AS

Bullion untuk pengiriman segera turun sebanyak 1,1 persen menjadi $ 1,213.81 per ons, level terendah sejak 3 Juni, dan berada di $ 1,217.19

pada pukul 09:15 pagi di Singapura, menurut Bloomberg. Logam telah kehilangan 5,9 persen pekan lalu, terbesar sejak Juni 2013.

Emas memiliki minggu yang volatil setelah pemilu yang mengejutkan dari Donald Trump melihat harga melonjak terhadap permintaan haven,

hanya akan merosot ketika investor menurunkan risiko ke pasar. Fokusnya sekarang kembali pada tingkat suku bunga AS,

dengan probabilitas 84 persen dari persentase poin kenaikan kuartalan pada pertemuan Federal Reserve tanggal 13-14 Desember, menurut fed funds futures. Indeks Bloomberg Spot Dollar naik 0,4 persen.

Sumber dari http://economy.okezone.com