PT Best Profit Futures Surabaya

IHSG Lanjutkan Kenaikan, Cermati Saham Pilihan Ini

Best Profit
Best Profit Futures – Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Penguatan dapat terjadi bila ditopang dari aliran dana investor asing yang masuk ke pasar modal Indonesia.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan konsolidasi IHSG berlanjut, dan masih dalam rentang yang wajar.

Ia menilai, level support IHSG terlihat di 5.336 masih akan cukup kuat bertahan terhadap tekanan yang terjadi.

Sedangkan kenaikan wajib menembus level resistance 5.458 untuk dapat kembali perkuat kenaikan IHSG jangka pendek.

“Potensi kenaikan masih ditunjang oleh aliran dana investor asing yang kembali mulai terjadi,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (Best Profit Futures)

Sementara itu, Analis PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko menuturkan tren jangka pendek IHSG berubah positif seiring penutupan IHSG

kemarin lebih tinggi dari perdagangan Jumat pekan lalu. IHSG berpotensi menuju level resistance 5.470.(Best Profit Futures)

“IHSG akan bergerak di kisaran support 5.310-5.220-5.160 dan resistance 5.470-5.525,” ujar Yuganur.

Rekomendasi Saham

Yuganur memilih sejumlah saham yang dapat diperhatikan pelaku pasar. Saham-saham itu antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON).

Sedangkan William memilih saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).(Best Profit Futures)

Rekomendasi Teknikal

Yuganur memilih saham PT Adhi Karya Tbk untuk dicermati pelaku pasar. Secara teknikal, pola perbaikan jangka pendek dan menengah dapat digunakan sebagai akumulasi untuk melanjutkan kenaikan jangka pendek dan menengah ke level Rp 2.840.

Ia merekomendasikan saham PT Adhi Karya Tbk masuk di level pertama Rp 2.690, level kedua Rp 2.640, dan cut loss point Rp 2.590.(Best Profit Futures)

Sedangkan Ini Rekomendasi Para Pengusaha untuk G20

Dalam Pertemuan Puncak B20 (B20 Summit) yang merupakan bagian penting dari KTT G20,

sebanyak 900 lebih pelaku usaha yang berasal dari 500 perusahaan- perusahaan terkemuka menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk G20.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani mengatakan,

dalam pertemuan yang berlangsung pada 3-4 September 2016 di kota Hangzhou- Tiongkok – tersebut, dihasilkan 4 poin utama yang dijabarkan dalam 20 poin rekomendasi.

“Empat poin tersebut adalah Membuat langkah terobosan untuk pertumbuhan ekonomi global,

mengembangkan ekonomi global dan tata kelola yang efisien dan efektif,

mendorong investasi dan perdagangan internasional yang kuat dan mempromosikan pembangunan yang inklusif dan saling berhubungan,” jelas dia seperti dikutip dari keterangan tertulis, (Best Profit Futures)

Shinta merincikan, untuk poin pertama yaitu membuat langkah terobosan untuk pertumbuhan ekonomi global.

para pengusaha meminta agar G2 bisa mendorong kewirausahaan dan inovasi,

mengembangkan infrastruktur secara transparan dan meningkatkan peran bank-bank pembangunan multilateral dalam pembiayaan infrastruktur.

Selain itu, G20 juga harus memfasilitasi pasar untuk pembiayaan hijau dan investasi dan mempromosikan inklusi keuangan melalui teknologi digital.

Sedangkan untuk poin kedua yaitu mengembangkan ekonomi global dan tata kelola yang efisien dan efektif,

G20 harus bisa mengoptimalisasi peraturan keuangan global untuk mendorong pertumbuhan,

memfasilitasi akses UKM terhadap pembiayaan dan mengadopsi kebijakan pajak yang konsisten dan selaras.(Best Profit Futures)

Sumber : liputan6.com