PT Best Profit Futures Surabaya

IHSG Dibuka Langsung Tancap Gas

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Pergerakan pasar saham Indonesia masih menunjukkan penguatan. Pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 53 poin atau 1,07 persen ke 5.089.

Indeks LQ45 naik 11 poin atau 1,35 persen ke 876,48, Jakarta Islamic Index (JII) naik 9,9 poin atau 1,50 persen ke 671,52,

indeks IDX30 naik 6,1 poin atau 1,37 persen ke 449,90, dan indeks MNC36 naik 3,7 poin atau 1,36 persen ke 275,96. (BEST PROFIT FUTURES)

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak menguat, dengan sektor industri

dasar naik paling tinggi 1,66 persen. Sedangkan sektor perdagangan tercatat hanya naik 0,54 persen.

Di Asia, indeks Nikkei naik 400 poin atau 2,38 persen ke 17.220,

indeks Hang Seng menguat 224 poin atau 0,99 persen ke 22.810, dan indeks Straits Times menguat 0,40 persen ke 3.240.

Adapun saham-saham yang berada dalam jajaran top gainers,

antara lain saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) naik Rp1.125 ke Rp6.825, saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp475 ke Rp23.700,

dan saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp400 ke Rp22.800.

Sedangkan saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) turun Rp200 menjadi Rp13.500,

saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) turun Rp25 menjadi Rp8.675, (BEST PROFIT FUTURES)

dan saham PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp30 menjadi Rp1.900.

Gagal mempertahankan penguatannya setelah data yang lebih lemah dari perkiraan untuk laporan nonfarm payrolls AS, emas berjangka sekarang jatuh sampai ke level key support jangka panjang.

Kebanyakan analis mencermati level $ 1.250 seiring level itu merupakan level support kunci untuk reli 2016; Namun emas justru kokoh di bawah level tersebut,

dimana logam kuning ini terakhir diperdagangkan di level $ 1,249.80 per ounce,

turun 0,25% pada hari Jumat.

Analis mengatakan bahwa ada potensi emas jatuh ke level kunci lainnya yang pada akhirnya bisa menandakan akhir untuk uptrend logam mulia ini.

Tekanan jual terbaru telah mendorong logam kuning turun hampir 6% sejak awal pekan ini.

“Emas masih berusaha menemukan titik bawah teknis dan menjadi sangat sulit untuk menebak di mana harga akan menetap,” kata Bill Baruch, analis pasar senior di iiTrader.

Dia mencatat bahwa laporan payrolls AS tidak memberikan emas banyak

dukungan karena angka tersebut masih cukup baik bagi Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember.

Dalam sebuah wawancara di CNBC, Presiden Fed Cleveland Loretta

Mester menggambarkan laporan kerja sebagai angka yang “solid” meskipun angka yang dirilis lebih lemah dari yang diharapkan.

Jessica Fung, analis senior di pasar BMO Capital juga sepakat

bahwa emas memiliki peluang untuk penurunan lebih jauh dalam

jangka pendek dan dalam beberapa bulan ke depan seiring pasar

mulai melihat adanya kenaikan dalam suku bunga, yang akan memberikan lebih banyak dukungan untuk dolar AS.

Fung menambahkan bahwa sebagian besar penjualan merupakan hal teknis seiring penurunan menyebabkan perdagangan stop-loss dimulai sehingga tidak ada hal yang bisa diberitahukan untuk sejauh mana harga akan jatuh dalam waktu dekat.

Meskipun emas terus menyerahkan kenaikannya sejak awal tahun

ini beberapa analis masih memiliki harapan bahwa pasar dapat bangkit kembali.

Dalam sebuah wawancara awal pekan ini, Ole Hansen mengatakan

bahwa emas tetap di berada uptrend-nya selama harga dapat terus bertahan di level $ 1200.

Adam Button, analis senior di Forexlive.com mengatakan bahwa pedagang harus menunggu sampai hari ini. (BEST PROFIT FUTURES)

Dia mencatat bahwa penurunan harga emas selama seminggu lalu berkaitan dengan ditutupnya pasar Cina.

“Jumat lalu jelas tidak ada selera untuk pembelian emas namun investor mungkin memiliki kesempatan kedua dan kami harus menunggu untuk

melihat apakah ada permintaan yang kuat hari ini ketika pasar Cina dibuka kembali,” katanya.(BEST PROFIT FUTURES)

Button juga sepakat bahwa meskipun emas telah kehilangan pijakan yang signifikan minggu lalu,

dia tidak akan mengharapkan untuk melakukan short selling sampai level terendah Juni di sekitar level $ 1,220 terlewati.(BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://economy.okezone.com/