PT Best Profit Futures Surabaya

IHSG Buntuti Pelemahan Saham-Saham di Asia

Best Profit Futures – Sentimen negatif nampaknya masih membayangi pergerakan saham-saham di Asia. Akibatnya, saham-saham di Indonesia yang tergabung dalam

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah dengan turun 7,18 poin atau setara dengan 0,1 persen menjadi 5.051,05.

Indeks LQ45 turun 1,51 poin atau 0,2 persen menjadi 862,35, indeks Jakarta Islamic Index (JII) melemah 1,35 poin atau 0,2 persen menjadi 686,53,

indeks IDX30 turun 0,94 poin atau 0,2 persen menjadi 440,38, dan indeks MNC36 turun 0,45 poin atau 0,2 persen menjadi 263,83.

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas melemah dengan sektor konsumsi turun 0,5 persen,

dan sektor industri dasar melemah 0,4 persen. Sementara sektor perkebunan, tambang dan aneka industri mampu menguat.

Di Asia indeks Nikkei turun 32,27 poin atau 0,21 persen menjadi 15.127,52, indeks Hang Seng melemah 140,81

poin atau 0,57 persen menjadi 24.443,32, dan indeks turun 0,34 persen menjadi 3.308,97.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp75 ke Rp10.700,

saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik Rp75 ke Rp3.865, saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik Rp75 ke Rp24.325.

Sedangkan saham-saham yang berada dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp825 menjadi Rp53.475,

saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp325 menjadi Rp27.575, dan saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp175 menjadi Rp26.475.

   (Best Profit Futures)

Emas naik untuk hari kelima untuk perdagangan di dekat level tertinggi dalam hampir sebulan terakhir seiring meningkatnya kekhawatiran menjelang

pemilihan presiden AS pada pekan depan mendorong investor untuk mencari aset haven,

dengan jajak pendapat terbaru menunjukkan keunggulan yang dominan Hillary Clinton atas Donald Trump yang lesu.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2 % ke level $ 1,290.94 per ons dan berada di level $ 1,290.18 pada pukul 9:25 pagi waktu Singapura, menurut harga dari Bloomberg.  (Best Profit Futures)

Pada hari Selasa, harga bullion menguat menjadi $ 1,291.98, yang tertinggi sejak 4 Oktober.

Harga emas jatuh pada bulan lalu di tengah harapan Federal Reserve yang bersiap untuk menaikkan biaya pinjaman. Sementara pembuat kebijakan Fed menyimpulkan pertemuan bulan November mereka pada hari Rabu,

kemungkinan kenaikan hanya 16 persen dan pemilihan presiden AS telah menjadi perhatian yang lebih besar.

Rasa kekhawatiran di pasar didorong oleh ABC News / Washington Post

dalam jajak pendapat yang ditempatkan kandidat Partai Republik Trump satu persen poin dari pesaingnya dari Partai Demokrat.  (Best Profit Futures)

Sumber dari http://economy.okezone.com