PT Best Profit Futures Surabaya

IHSG Berpeluang Kembali Lanjutkan Penguatan

Best Profit Futures – Pada perdagangan hari ini, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang support 5.025-5.035 dan resisten 5.075-5.095.

IHSG berpola spinning dekati lower bollinger band (LBB ). MACD cenderung turun dengan histogram positif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R melanjutkan penurunan.   (Best Profit Futures).

Analis Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, laju IHSG mampu bertahan untuk tidak masuk pada kisaran

target support 5.025-5.035 seiring adanya daya beli yang menahan pelemahan.

“Dengan asumsi pembelian masih akan berlanjut maka laju IHSG akan berpeluang kembali melanjutkan penguatannya,” ucap Reza di Jakarta, Jumat (8/8/2014).

Reza menambahkan, namun demikian, tetap cermati sentimen yang ada terutama jika ada pihak-pihak yang memanfaatkan sentimen dari sidang Mahkamah Konstitusi (MK) untuk melakukan sell-off.  (Best Profit Futures).

Sebelumnya, seperti yang diulas sebelumnya dimana, pelemahan tersebut bisa saja terbatas jika ada sebagian pelaku pasar yang memanfaatkan pelemahan tersebut untuk buy on weakness.

IHSG pun pasca bergerak melemah akhirnya dapat kembali mencicipi teritori hijau meski di tengah laju bursa saham Asia yang mayoritas memerah.

Meski Rupiah masih melanjutkan pelemahannya dan asing yang masih doyan jualan, tidak menghalangi IHSG bertengger di zona merah

dengan dukungan hampir mayoritas indeks sektoral yang menghijau, terutama pertambangan yang secara persentase memimpin penguatan.

Tidak hanya itu, pernyataan MenKeu yang percaya diri bahwa Indonesia tidak akan bernasib seperti Argentina, turut direspon positif.

Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5.068,72 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5.043,53 (level terendahnya) di mid sesi 1 dan berakhir di level 5.066,98.

Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

   (Best Profit Futures).

Meski Rupiah masih melanjutkan pelemahannya dan asing yang masih doyan jualan, tidak menghalangi IHSG bertengger di

zona merah dengan dukungan hampir mayoritas indeks sektoral yang menghijau, terutama pertambangan yang secara persentase memimpin penguatan.

Tidak hanya itu, pernyataan MenKeu yang percaya diri bahwa Indonesia tidak akan bernasib seperti Argentina, turut direspon positif.

  (Best Profit Futures).

Sumber dari http://economy.okezone.com