PT Best Profit Futures Surabaya

Honda Siap Klarifikasi Tudingan Kartel

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – PT Astra Honda Motor mengatakan, pihaknya siap memberikan klarifikasi terkait keputusan dugaan

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait dengan pratik monopoli dan kartel pada industri sepeda motor di Indonesia.

“Kami (Honda) siap dipanggil untuk memberikan penjelasan,” kata Deputy Head

of Corporate Communication Astra Honda Motor Ahmad Muhibbuddin saat dihubungi Okezone, Jakarta, Selasa (BEST PROFIT FUTURES).

Ahmad menjelaskan, Honda motor selama ini menerapkan proses bisnis yang sudah tepat dengan peraturan yang sudah ditetapkan oleh regulator.

Bahkan, dirinya meyakini bahwa Honda motor tidak melakukan kartel. (BEST PROFIT FUTURES).

“Kami tidak melakukan kartel, karena kami selalu berkompetisi secara sehat di pasar motor,” tambahnya.

Mengenai surat pemanggilan dari KPPU untuk produsen motor di

Indonesia terkait dengan dugaan kartel tersebut. Ahmad menuturkan pihak Honda motor sampai saat ini belum menerima.

Dapat diketahui, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan meminta

klarifikasi dari seluruh perusahaan produsen sepeda motor yang terindikasi melakukan praktik monopoli dan kartel.

Ketua Komisioner KPPU Nawir Messi mengatakan, KPPU telah mendapat

bukti-bukti mengenai bisnis yang tidak sehat pada persaingan usaha di sektor industri kendaraan bermotor roda dua.

KPPU telah memulai investigasi beberapa waktu lalu, dan telah menemukan alat bukti yang cukup yang siap untuk diklarifikasi,” kata Nawir di Kantor KPPU, Jakarta.

Dolar mempertahankan posisi di dekat level dua minggu tertinggi setelah data dan(BEST PROFIT FUTURES).

komentar minggu ini dari pejabat Federal Reserve menghidupkan kembali spekulasi kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini.

Greenback meraih kenaikan tertinggi terhadap mata uang utama sejak 16 September pada hari Selasa setelah Fed Bank of Presiden Richmond Jeffrey

Lacker mendesak bank sentral untuk mengetatkan kebijakan untuk membendung kemungkinan gejolak inflasi.

Hal itu diikuti oleh pernyataan Senin oleh Presiden Fed Bank of Cleveland Loretta Mester bahwa ekonomi sudah matang untuk kenaikan

suku bunga dan laporan yang menunjukkan manufaktur AS berekspansi pada bulan September.

Data pekerjaan yang dirilis akhir pekan ini diperkirakan akan menunjukkan kenaikan dalam laju perekrutan.

Bloomberg Dollar Spot Index, yang mengukur mata uang terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah pada pukul 10:03 di Tokyo, setelah naik 0,6 persen pada Selasa, di saat menyentuh level tertinggi sejak 21 September Greenback melemah 0,2 persen ke level ¥ 102,74, setelah naik selama enam hari berturut-turut sampai Selasa yang merupakan kenaikan beruntun terpanjang sejak Agustus.(BEST PROFIT FUTURES).

Sumber dari http://economy.okezone.com/