PT Best Profit Futures Surabaya

Harga minyak kembali meluncur turun

BEST PROFIT FUTURES – Minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) dan Brent masih melanjutkan pelemahan di perdagangan pagi ini (4/7). Harga minyak mentah dunia turun untuk hari ke-6 kemarin.

WTI untuk pengiriman Agustus diperdagangkan di US$ 104,02 per barel, turun 4 sen,

di bursa New York Mercantile Exchange pada waktu 11.02 waktu Sidney.

Kemarin, harga WTI ditutup di US$ 104,06 per barel, merosot 46 sen dari hari sebelumnya,

dan menjadi harga terendah sejak 6 Juni.   (Best Profit Futures )

Sedangkan Brent untuk pengiriman Agustus naik tipis 1 sen ke US$ 111,01

per barel di bursa ICE Futures Europe, London. Kontrak ini turun 2 sen pekan ini.   (Best Profit Futures )

Harga minyak mentah tertekan lantaran investor yakin konflik di Irak tak akan menyerang kawasan selatan, yang memproduksi 3/4 produksi minyak Irak.

Sementara itu, Libia akan membuka kembali dua terminal ekspor Es

Sider dan Ras Lanuf setelah mengambil alih kendali dari pemberontak, menurut National Oil Corp.

   (Best Profit Futures )

Saham Jepang menguat seiring melemahnya yen meningkatkan prospek bagi eksportir, setelah Federal Bureau of Investigation mengatakan bahwa

mereka mempertahankan kesimpulan sebelumnya bahwa penanganan Hillary Clintonnuntuk e-mailnya bukan merupakan kejahatan.

Indeks Topix melompat 1,4 persen pada pukul 09:14 pagi waktu Tokyo, setelah membukukan kinerja terburuk mingguannya sejak Juli pekan lalu.

Yen jatuh 1 persen terhadap dolar dan berjangka pada S & P 500 Index berjangka melonjak seiring aset berisiko membuat gain global.

Ekuitas merosot pekan lalu seiring menipisnya keunggulan suara kandidat Demokrat untuk memenangkan 8 November nanti melawan calon Partai Republik Donald Trump dalam jajak pendapat belakangan ini ketika

FBI mengungkapkan bahwa mereka membuka kembali penyelidikan atas penggunaan server e-mail yang tidak sah.   (Best Profit Futures )

Lebih dari 150 perusahaan Topix dijadwalkan untuk melaporkan pendapatan pada hari Senin, termasuk Isuzu Motors Ltd dan Nissin Corp.

Kontrak pada S & P 500 naik 1,3 persen setelah indeks dasar ekuitas ini turun 0,2 persen pada hari Jumat untuk memperpanjang penurunan beruntun

terpanjangnya dalam lebih dari tiga dekade terkait data ekonomi terbaru mendukung spekulasi suku bunga akan naik sebelum akhir tahun dan investor tetap waspada sebelum pilpres AS presiden.   (Best Profit Futures )

Sumber dari http://investasi.kontan.co.id