PT Best Profit Futures Surabaya

Harga Emas Turun Iringi Pelemahan Harga Minyak

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Harga emas dunia tercatat turun lebih dari 2 persen, memperpanjang penurunan selama dua minggu di posisi terendah. E

mas memang mengalami penurunan sejak harga minyak dunia anjlok dan menguat dolar Amerika Serikat

Selain itu keputusan Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC)

yang tidak mau memangkas kuota produksinya juga turut menarik turun harga komoditi emas.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (29/11/2014), harga emas di pasar spot tercatat turun 1,9 persen, dari USD1.168,56 per ounce

menjadi USD1.165,04. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember juga ditutup turun USD21,40

per ounce pada USD1.175,20.(BEST PROFIT FUTURES).

Selain itu, komoditas perak juga tercatat mengalami penurunan terbesar sejak September 2013 lalu. Setelah sebelumnya turun sebesar 5 persen,

saat ini perak juga ditutup penurunan sebesar 4,3 persen pada USD15,52 per ounce.

Kemudian platinum juga terlihat turun sebesar 0,8 persen pada USD1,.201,70

Menurut Broker Komoditas Senior di RJO Futures, Phillip Streible, hal tersebut akan terus terjadi jika dolar semakin kuat karena turunnya harga minyak.

“Semua ini berawal dari harga minyak mentah. Orang-orang melikuidasi,” ucap Phillip.

Saham Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian seiring para investor menimbang prospek

kenaikan suku bunga AS dan menunggu laporan laba perusahaan di dalam negeri.

Indeks Topix sedikit berubah ke level 1,352.64 pada istirahat perdagangan di Tokyo, menghapus kerugian sebelumnya sebanyak 0,4 %.

Indeks Nikkei 225 memperoleh gain 0,1 % ke level 16.924. (BEST PROFIT FUTURES).

Yen menguat terhadap dolar setelah bergerak lebih tinggi pada hari Senin karena Indeks Empire State, yang melacak produsen di New York,

secara tiba-tiba menyusut, sementara Wakil Ketua Fed Stanley Fischer menguraikan faktor-faktor yang menekan pertumbuhan dan kenaikan suku bunga.

Tanda-tanda saat ini menunjukkan perekonomian AS yang lebih kuat telah meningkatkan spekulasi untuk kenaikan biaya pinjaman AS dalam waktu dekat, mendorong penurunan selama tiga minggu pada yen.(BEST PROFIT FUTURES).

Saham real estate melonjak untuk memimpin kenaikan di antara 33 kelompok industri di Indeks Topix,

sedangkan sektor pertambangan di Topix turun 1,4 %

mengirim harga minyak mentah lebih rendah. Saham Inpex Corp jatuh 1,5 % dan saham

Japan Petroleum Exploration Co merosot 1 %. (BEST PROFIT FUTURES).

Sumber dari http://economy.okezone.com