PT Best Profit Futures Surabaya

HARGA EMAS 15 JANUARI: Spot Merosot 13,5 Poin Ke Level US$1.073,60 Karena Penguatan Dolar Dan Ekuitas AS

Best Profit Futures – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena dolar dan ekuitas AS menunjukkan penguatan meski data AS lebih lemah.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari turun 13,5 dolar AS, atau 1,24 persen,

menjadi menetap di 1.073,60 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Indeks dolar AS naik 0,19 persen menjadi 99,08 pada pukul 19.00 GMT.

Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. (Best Profit Futures)

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Emas berada di bawah tekanan lebih lanjut karena Dow Jones Industrial Average naik 1,87 persen pada Kamis. Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian, l

ogam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman, sementara sebaliknya ketika ekuitas membukukan keuntungan maka emas menurun.

Sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan klaim pengangguran awal naik 7.000 menjadi 284.000 selama seminggu hingga 9 Januari.(Best Profit Futures)

 

Jumlah izin bangunan rumah Australia jatuh pada bulan Agustus dari bulan Juli.

Izin untuk membangun atau merenovasi rumah dan apartemen turun 1,8% dari bulan Juli, dan naik 10,1% dari tahun sebelumnya, Biro Statistik Australia mengatakan Selasa.(Best Profit Futures)

Pada bulan Juli izin naik 12% untuk bulanan.

Izin untuk membangun rumah turun 1,3% pada bulan Agustus, sedangkan izin untuk apartemen dan tempat tinggal lainnya turun 3,6% dibandingkan dengan periode yang sama.

Australia berada di tengah-tengah ;booming™ konstruksi perumahan, yang membantu untuk mendukung pertumbuhan PDB yang kuat.

Rekor suku bunga rendah dan jatuhnya angka pengangguran mendasari permintaan pembangunan.

Laju pembangunan perumahan telah meningkatkan pasokan dalam waktu-waktu sekarang

sehingga membantu meredakan kekhawatiran di Reserve Bank of Australia tentang harga rumah, yang naik lebih dari 40% sejak 2012.(Best Profit Futures)

Sumber : market.bisnis.com