PT Best Profit Futures Surabaya

Harga Cabe Keriting Mulailah Naik

Best Profit Futures – Dalam kurun waktu selama dua minggu terakhir ini dengan semakin dekatnya dengan Hari Raya Idul Adha,

keberadaan harga cabai keriting di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Tuban meroket, Kamis (02/10/2014).

Harga cabe merah keriting tersebut untuk sekarang ini sudah mencapai Rp 28 ribu per kilogramnya.

Harga tersebut sudah kembali mengalami kenaikan dari sebelumnya yang baru mencapai Rp 18 ribu untuk setiap kilonya.

“Dari mulai harga 12 ribu rupiah perkilo, kemudian naik jadi 18 ribu rupiah dan untuk sekarang ini sudah

naik lagi menjadi 28 ribu perkilonya,” terang Nunung, salah satu penjual cabe di pasar tradisional, Kabupaten Tuban.

Sejumlah pedagang mengaku, jika menjelang pelaksanaan hari raya seperti ini permintaan cabe merah keriting cukup besar.

Sedangkan untuk pasokan barang cabe tersebut tidak seimbang dan mengalami kekurangan, sehingga membuat harga cabe itu juga terus naik.

“Ini memang pasokan cabenya kurang, sedangkan permintaan meningkat.

Apalagi sekarang mendekati Idul Adha, semua juga ikut naik,” lanjut ibu satu anak itu.

Selain itu karena pasokan minin, para pedagang juga mengaku jika mereka membeli cabe dari para petani juga dengan harga mahal.

Pasalnya sebagian besar petani sudah tidak melakukan tanam cabe lantaran

kondisi musim kemarau jadinya kebutuhan cabe kurang tercukupi. (Best Profit Futures)

“Musim kemarau seperti ini sulit mas untuk mendapatkan cabe. Karena seperti petani cabe yang ada di wilayah

Grabagan juga sudah tidak panen, makanya ini harganya juga mahal,” ungkap Siti, pedagang cabe lainnya yang ada di Pasar Tuban itu.

Sementara itu, mendekati hari Raya Idul Adha kali ini untuk sejumlah kebutuhan pokok untuk memasak lainnya masih belum (Best Profit Futures)

mengalami kenaikan yang berarti. Seperti halnya jeni cabe rawit hijau maupun merah hanya mengalami kenaikan sekitar Rp 1.000 perkilonya.

 (Best Profit Futures)

Emas berjangka menetap lebih rendah pada hari Senin karena dolar AS menyentuh 8 bulan tertinggi di tengah data yang menunjukkan

bahwa laju pertumbuhan antara produsen Amerika lebih baik dari yang diharapkan pada bulan Oktober.

Emas untuk pengiriman Desember turun $ 4, atau 0,3%, untuk menetap di $ 1,263.70 per ons.

Penutupan terendah sejak 18 Oktober, menurut data dari FactSet. Harga dihitung dari keuntungan sekitar 1% pada minggu lalu.

Sementara itu perak untuk pengiriman Desember menguat 11,1 sen, atau 0,6%, ke $ 17,604 per ons setelah mengakhiri pekan lalu dengan kenaikan sempit sekitar 0,3%. (Best Profit Futures)

Indeks yang mengukur seberapa cepat produsen Amerika tumbuh mengalami rebound pada bulan Oktober dari tiga bulan terendah,

berpotensi mendapatkan kuartal keempat turun ke awal yang baik bagi perekonomian AS. IHS Markit mengatakan flash index naik ke angka 53,2 pada bulan lalu dari 51,5 pada bulan September.

Data tersebut membantu Indeks dolar AS ICE menyentuh level tertinggi dalam delapan bulan terakhir, dengan indeks

tersebut naik 0,1% oleh settlement emas, berada di 98,794 setelah level tertingginya di 98,846. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://beritajatim.com