PT Best Profit Futures Surabaya

Hacker Retas Xbox Live & Sony PlayStation

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Microsoft Xbox Live dan Sony PlayStation berhasil diretas pada saat perayaan Natal 2014. Grup bernama Lizard Squad mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Serangan cyber ini mengakibatkan ribuan pengguna tidak bisa mengakses akun Xbox Live dan Sony PlayStation selama beberapa jam.

Dilansir Itv, Jumat (26/12/2014), problem semakin diperburuk dengan keputusan Sony membiarkan konsumen mengunduh film kontroversial

‘The Interview’ melalui layanan Xbox Video dan sumber online lainnya. (BEST PROFIT FUTURES)

Sebuah pesan yang diposting di situs Microsoft mengungkapkan bahwa gamer harus bersabar untuk bisa mengakses Xbox Live dan Sony PlayStation.

“Apakah Anda memiliki waktu yang lama untuk masuk ke Xbox Live? Kami sedang bekerja untuk mencari tahu apa yang terjadi. Kami menghargai kesabaran Anda,” tulis pesan oleh Microsoft pada website mereka.

Sekira tiga jam kemudian masalah masih belum terselesaikan. Pihak teknisi mengonfirmasi bahwa mereka masih harus berjuang keras untuk mencapai solusi.

Perusahaan asal Redmond ini mengatakan bahwa imbas dari serangan hacker tersebut mempengaruhi para gamer pemilik Xbox One, Xbox 360 dan Xbox serta perangkat lainnya.

Pada sebuah halaman Twitter, Lizard Squad menuliskan bahwa mereka akan membuat situs kembali online apabila pesan mereka sudah di-retweet oleh banyak pengguna.

Kini, serangan tersebut diklaim sudah dihentikkan dan situs sudah berjalan normal. (BEST PROFIT FUTURES)

Minyak Bertahan Di atas $ 50 di Tengah Ketidakpastian Atas Sikap Rusia

Sedangkan minyak bertahan di atas $ 50 di tengah ketidakpastian atas kesediaan Rusia untuk bergabung dengan upaya OPEC untuk menstabilkan pasar.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah turun 1,1 persen pada hari Selasa.

Produsen minyak terbesar asal Rusia Rosneft PJSC mengatakan tidak akan memangkas produksi,

menurut Reuters, setelah Presiden Vladimir Putin sebelumnya mengatakan negaranya akan bergabung dengan Organisasi Negara Pengekspor Minyak dalam pembekuan atau memotong pasokan.

Rusia dan kelompok produsen minyak akan bertemu di Istanbul pada hari Rabu untuk membahas perjanjian produksi.

Pasokan dan permintaan akan kembali ke keseimbangan awal dari yang diharapkan jika kesepakatan OPEC untuk memangkas produksi dilaksanakan, kata International Energy Agency.

Minyak naik ke level tertinggi 15-bulan pada hari Senin setelah Arab Saudi menyatakan optimismenya bahwa OPEC akan

membuat kesepakatan untuk memangkas produksi dan Rusia menyatakan dukungannya. Peningkatan sampai $ 60 per barel mungkin akan memicu lonjakan dalam produksi di Amerika Utara

sambil memangkasan pertumbuhan permintaan global, Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol mengatakan pada Selasa kemarin.(BEST PROFIT FUTURES)

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman November diperdagangkan

di $ 50,75 per barel, turun 4 sen, di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:03 pagi di Sydney.

Harga WTI pada hari Selasa turun 56 sen menjadi $ 50,79. Total volume perdagangan sekitar

83 persen kurang dari rata-rata 100-hari.

Minyak Brent untuk pengiriman Desember turun 73 sen, atau 1,4 persen, ke $ 52,41 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. (BEST PROFIT FUTURES)

Minyak mentah acuan global untuk bulan Desember ditutup lebih besar $ 1,17 dari WTI.(BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://techno.okezone.com