PT Best Profit Futures Surabaya

Google vs Yahoo, Siapa Paling Berotot di Lantai Bursa?

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Google dan Yahoo terus bersaing di dunia maya. Google si Raja Pencari memiliki spesifikasi tersendiri, sementara Yahoo sang Raja Email juga memiliki fungsi khas bagi para pengguna. Itulah realita di dunia internet. Namun bagaimana kompetisi keduanya di dunia bisnis?

Mesin pencari Google Inc (GOOG) yang mendominasi pasar pencarian internet di Amerika Serikat harus tergelincir dan mengalami penurunan terbesar sejak tahun 2009. Google mengalami penurunan 79,3 persen di pasar AS pada Desember 2014 dari 75,2 persen tahun sebelumnya. (BEST PROFIT FUTURES)

Berbanding terbalik, Yahoo! Inc. (YHOO) justru mencatat kenaikan pangsa terbesar. Menurut perusahaan analisis StatCounter, saham Yahoo melonjak menjadi 10,4 persen dari sebelumnya 7,4 persen.

Melansir Bloomberg, lonjakan yang dialami Yahoo tersebut didorong oleh kesepakatan pada bulan November di mana Yahoo menggantikan Google sebagai mesin pencari pada peramban Firefox di AS. Seperti diketahui, sebelumnya Google yang menjadi pilihan pencarian otomatis untuk Firefox, yang dikembangkan oleh Mountain View, California berbasis Mozilla Corp, sejak tahun 2004 .(BEST PROFIT FUTURES)

“Langkah oleh Mozilla telah memiliki dampak yang pasti pada pencarian AS, pertanyaannya sekarang adalah apakah pengguna Firefox beralih kembali ke Google” kata Kepala Executive Officer StatCounter Aodhan Cullen, Jumat (9/1/2015).

Tentu keuntungan saham adalah berita baik bagi Yahoo. Sebagai Chief Executive Officer Marissa Mayer mendorong lebih banyak kerjasama untuk meningkatkan traffic dan pendapatan perusahaan Sunnyvale, California.(BEST PROFIT FUTURES)

Namun mungkin ganjalan terbesar yang dialami portal adalah Google juga memiliki browser Web yang disebut Chrome.

“Langkah oleh Mozilla telah memiliki dampak yang pasti pada pencarian AS, pertanyaannya sekarang adalah apakah pengguna Firefox beralih kembali ke Google” kata Kepala Executive Officer StatCounter Aodhan Cullen, Jumat (9/1/2015).

Tentu keuntungan saham adalah berita baik bagi Yahoo. Sebagai Chief Executive Officer Marissa Mayer mendorong lebih banyak kerjasama untuk meningkatkan traffic dan pendapatan perusahaan Sunnyvale, California.

Namun mungkin ganjalan terbesar yang dialami portal adalah Google juga memiliki browser Web yang disebut Chrome.(BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://economy.okezone.com/