PT Best Profit Futures Surabaya

Garuda Batal Untung karena Rupiah Melemah

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Harga minyak mentah tengah turun tajam dan berada pada kisaran USD82 per barel.

Penurunan harga minyak mentah ini, cukup berpengaruh pada harga bahan bakar pesawat alias Avtur.

Menurut Executife Vice President Marketing and Sales PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Erik Meijer, turunnya harga minyak

dunia memiliki dampak positif dan negatif. Pasalnya, penurunan harga minyak juga dibarengi dengan pelemahan nilai mata uang.

“Minyak dunia yang turun berdampak pada avtur yang juga turun, biaya operasionalnya jadi turun itu dampak positifnya,” ujar Erik di Restoran Kembang Goela, Jakarta Kamis (BEST PROFIT FUTURES)

Dia menjelaskan, meski belum ada hitung-hitungan pada dampak tersebut. Di Indonesia harga avturnya lebih mahal dari negara akrilik.

Karenanya, hal inilah yang menjadi faktor dampak positif pada umumnya.(BEST PROFIT FUTURES)

Di sisi lain, harga minyak dunia tertekan oleh penurunan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Lebihbesar lagi dampak negatifnya terhadap penurunan nilai Rupiah terhadap dolar AS dalam setahun, penurunannya itu bisa mencapai 20 persen” tandasnya..

Emas naik untuk hari keempat untuk perdagangan dekat dua minggu tertinggi menjelang peninjauan kebijakan pada Bank

Sentral Eropa yang mungkin menjelaskan prospek untuk program pelonggaran kuantitatif dan kepemilikan investor dana yang diperdagangkan di bursa diperluas lagi.(BEST PROFIT FUTURES)

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,3 % ke level $ 1,273.19 per ons, dan berada di level $ 1,271.56 pada pukul 1:04 siang waktu Singapura,

menurut harga dari Bloomberg. Logam ini menguat ke level $ 1,273.45 pada hari Rabu, level tertinggi sejak 5 Oktober dan itu naik 1,7 % selama minggu ini karena pelemahan dolar.

Emas telah rally 20 % pada tahun ini, didorong oleh pelonggaran kebijakan moneter di seluruh dunia. Ekonom yang disurvei oleh

Bloomberg mengatakan Presiden ECB Mario Draghi tidak mungkin untuk mengumumkan langkah-langkah baru sebelum bulan Desember,(BEST PROFIT FUTURES)

meskipun pertumbuhan dan inflasi tetap lemah. Di AS, kemungkinan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunda di bulan Desember adalah 64 %,

turun dari sebelumnya 68 % pada minggu lalu, setelah sebuah laporan menunjukkan inflasi inti AS naik kurang dari yang diperkirakan. (BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://economy.okezone.com