PT Best Profit Futures Surabaya

First Asia Capital: Ada Potensi IHSG Rebound

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Pasar bergerak mixed pada perdagangan kemarin. Masih belum jelasnya informasi mengenai kenaikan bahan bakar minyak membuat investor menjadi wait and see. IHSG ditutup pada posisi 5066.83 turun 4,1 poin atau sebesar 0,08%. Volume perdagangan pun tercatat hanya sebesar 5,6 miliar dan nilai transaksi hanya sebesar Rp 4,6 triliun.

Rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi sentimen negatif kemarin. Pada kuartal III-2014, ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,01% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year). Ini merupakan yang terendah sejak 2009. Pencapaian ini melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Pada kuartal II-2014, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat 5,12%. (BEST PROFIT FUTURES)

Selain itu BPS juga merilis jumlah angkatan kerja di Indonesia mencapai 121,87 juta orang, yang meningkat dari Agustus tahun 2013 sebesar 120,17 juta orang. Tetapi peningkatan ini juga terjadi pada tingkat pengangguran terbuka Februari hingga Agustus 2014 sebesar 5,70% naik 5,94%. Kenaikan angka pengangguran terbuka lebih diakibatkan terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi dan tidak terjadinya kenaikan penyerapan tenaga kerja di sektor jasa dan pertanian. (BEST PROFIT FUTURES)

Sementara dari luar mengalami rebound setelah sebelumnya terkoreksi. Standard & Poor’s 500 Index naik 0,6% menyentuh all-time high 2.023,57 pada penutupan di New York. Sedangkan Dow Jones Industrial Average menyentuh rekor 17.484,53. Beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain kenaikan harga minyak mentah dunia sebesar 1,9% setelah data menunjukkan pasokan minyak di AS tak sebanyak yang diperkirakan. AS juga kemarin memenangkan kursi senat untuk Republik, dan mereka segera mengurus agenda legislatif.

Untuk perdagangan hari ini IHSG masih akan bergerak mixed. Potensi untuk rebound secara teknikal cukup terbuka mengingat IHSG masih bertahan di atas support MA 100 di 5060. Akan tetapi hasil rilis data-data ekonomi kemarin yang tidak positif akan berpotensi membuat investor asing melakukan penjualan kembali. IHSG akan bergerak pada rentang support 5000 dan resisten di 5100. (BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://finance.detik.com