PT Best Profit Futures Surabaya

Firasat Keluarga Korban Pesawat Air Asia

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Salah satu keluarga penumpang pesawat Air Asia QZ 8501, David Tedja Kusuma, mengaku memiliki firasat sebelum keluarganya menjadi korban.

Di pesawat naas tersebut, terdapat tujuh orang keluarga David.

Mereka adalah Jo Indri (orang tua David), Meji Teja Kusuma (adik David Perempuan), Jie Charlie Gunawan,

(Suami Meji), Stefany Gunawan (saudara David perempuan), Stefen Gunawan (Saudara, Pria), Stefy Gunawan (Perempuan) dan Kristanto (BEST PROFIT FUTURES).

David mengaku, malam hari sebelum penerbangan Ibunya di jemput oleh adiknya Meji di rumah tersebut. Ada hal yang tidak biasa saat sang Adik menjemput ibunya itu.

Biasanya, saat menjemput sang Ibu, Meji selalu mampir ke rumah, namun kali ini tidak, Meji hanya menelefon dan tidak turun dari mobil. (BEST PROFIT FUTURES).

“Setelah ibu naik mobil Meji, semua yang ada di mobil melambaikan tangan kepada saya dan keluarga. Ini bukan kebiasaan mereka,” tutur David di rumahnya, Jalan Raya Kupang Baru, Surabaya, Minggu (28/12/2014).

Meski demikian, ia berharap segera ada kabar baik terkit hilangnya pesawat Air Asia. “Kami sangat berharap segera ada kabar baik. Karena, semua keluarga saya belum dapat dihubungi,” ujarnya.

Tujuh orang keluarga David ini berencana akan berlibur di Singapura hingga 5 Januari 2014. Rupanya, rencana itu belum sempat

terwujud karena pesawat yang ditumpanginya hilang kontak sekitar 20 menit dari lepas landas di Bandara International Juanda, Surabaya di Sidoarjo. (BEST PROFIT FUTURES).

David tak henti-hentinya memantau televisi untuk mengetahui kondisi pesawat Air Asia tersebut. Setidaknya di rumahnya, terdapat tiga unit televisi dengan saluran yang berbeda. “Kami berharap ada keajaiban mereka dapat selamat,” harapnya.

Pesawat Air Asia QZ 8501 lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur menuju Singapura. pada Minggu pukul 05.36 WIB. Seharusnya, penerbangan hanya memerlukan waktu sekira dua jam 20 menit untuk tiba di Bandara Changi. Namun, hingga kini kabar tentang keberadaan pesawat yang seharusnya tiba di Singapura pada pukul 08.30 waktu setempat tersebut belum diketahui dengan pasti. (BEST PROFIT FUTURES).

Sumber dari http://news.okezone.com