PT Best Profit Futures Surabaya

Emas Menyentuh Dua Pekan Terendahnya Pada Prospek Kenaikan Suku Bunga AS

Best Profit

Emas Menyentuh Dua Pekan Terendahnya Pada Prospek Kenaikan Suku Bunga AS

Best Profit Futures – Emas turun pada hari Senin ke posisi terendahnya dalam hampir dua pekan terakhir karena penguatan dolar pasca komentar dari pejabat AS Federal Reserve

yang meningkatkan spekulasi kenaikan suku bunga AS tahun ini.

Spot emas telah jatuh 0,6% menjadi $ 1,333.40 per ons, setelah menyentuh rendah $ 1,331.35, level yang tidak terlihat sejak 9 Agustus (Best Profit Futures)

Emas AS turun 0,6% menjadi $ 1,337.90 per ons. The Fed mendekati target inflasi 2%nya, pembuat kebijakan Stanley Fischer mengatakan pada hari Minggu.

Spot perak mencapai level terendah tujuh minggu $ 18,79 per ons dan turun lebih dari %2. Platinum turun 0,7% pada $ 1,102.65, sementara paladium turun 0,8% menjadi $ 702,52.

Sedangkan Dolar Naik Terkait Komentar Hawkish The Fed; Minyak Turun Diikuti Emas

Dolar menguat terhadap semua mata uang utama karena komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve sehingga meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS di tahun ini.(Best Profit Futures)

Penurunan yen didorong oleh prospek pelonggaran moneter lebih lanjut di Jepang, sementara minyak turun diikuti emas.

Indeks Dollar Spot Bloomberg naik 0,4% pada 11:16 pagi waktu Tokyo, setelah kehilangan pijakan di setidaknya dalam dua pekan terakhir.

Won Korea Selatan turun 0,8% versus greenback dan dolar Selandia Baru turun 0,7%, penurunan terbesar di antara 16 mata uang utama.(Best Profit Futures)

Selain itu Yen Melemah Ditengah Munculnya Kembali Kebijakan Divergence Dari BoJ

Yen jatuh untuk hari keduanya terhadap dolar setelah para pejabat Federal Reserve mengindikasikan mereka sedang mengkaji kenaikan suku bunga tahun ini,

sementara Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda menyarankan ia lebih terbuka untuk meningkat pelonggaran pada awal bulan depan.(Best Profit Futures)

Mata uang Jepang melemah terhadap sebagian besar mata uang utama setelah Wakil Ketua The Fed Stanley Fischer mengisyaratkan dalam pidatonya pada hari Minggu bahwa kenaikan suku bunga 2016 masih dalam kajian,

sebelum Ketua The Fed Janet Yellen akan melakukan pidatonya pada 26 Agustus di Jackson Hole, Wyoming.

Kuroda mengatakan dalam sebuah wawancara yang dirilis pada Sabtu di surat kabar Sankei bahwa ada “cukup kesempatan”

BOJ akan menambah pelonggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pertemuan kebijakan bulan depan.

Dolar Selandia Baru adalah penurunan terbesar versus greenback antara Kelompok-of-10 rekan-rekan.

Yen turun 0,5% menjadi 100,72 terhadap dolar pada 10:45 pagi di Tokyo, setelah turun ke level 100,91.

Mata uang Jepang pada 19 Agustus menyelesaikan reli mingguan terbesarnya bulan ini pasca mencapai tujuh pekan tertinggi pada level 99,54.(Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg