PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Emas Menguat pasca Penurunan Terbesar dalam 1 Bulan terkait Brexit

bpfutures21062016
Best Profit Futures – Emas menguat di tengah meningkatnya kekhawatiran kecemasan atas hasil referendum Inggris untuk keanggotaannya di Uni Eropa, dengan jajak pendapat terpisah menunjukkan keunggulan untuk kedua lubu.

Bullion untuk pengiriman segera naik 0,2 persen ke level $ 1,291.86 pada pukul 8:36 waktu Singapura, menurut harga publik Bloomberg. logam kuning jatuh 1,6 persen pada hari Senin, yang tercatat sebagai penurunan intraday terbesar dalam sebulan, seiring taruhan investor untuk referendum beralih dari dukungan “Bertahan” sehingga mengurangi permintaan haven.

Pemerintah dan investor di seluruh dunia memcermati referendum di tengah kekhawatiran bahwa apa yang disebut Brexit ini akan memicu gejolak di pasar. Emas rally ke level tertinggi dalam hampir dua tahun minggu lalu seiring Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen mengatakan referendum Brexit Inggris merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan para pejabat dalam memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Sebuah jajak pendapat terbaru dari YouGov untuk surat kabar Times yang diterbitkan Senin menunjukkan perolehan suara 44 persen untuk kubu “Keluar” dan 42 persen untuk kubu “Bertahan”, sementara survei oleh ORB untuk Daily Telegraph menunjukkan perolehan suara 53 persen untuk kubu “Bertahan” dan 46 persen untuk kubu “Keluar”.

berita lainnya penting adalah Yen Menguat Berkat Brexit, Raih Reli Terpanjang dalam 5 tahun

Yen menguat untuk hari kedelapan, meraih kenaikan beruntun terpanjang sejak Februari 2011, seiring kekhawatiran tentang potensi keluarnya Inggris dari Uni Eropa membuat investor beralih ke aset yang teraman.

Mata uang Jepang menuju level terkuat dalam hampir dua tahun, sementara pound menghentikan rally 3,5 persen dua hari nya, jelang pemungutan suara bersejarah Kamis nanti. Indeks dolar jatuh untuk hari kelima sebelum pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen terkait kebijakan moneter untuk anggota parlemen pada hari Selasa dan Rabu.

Yen naik 0,2 persen ke level 103,70 per dolar pada pukul 09:16 pagi waktu Tokyo, membuat kenaikan sejak 10 Juni lalu menjadi 3 persen. Mata uang Jepang menyentuh level 103,55 pekan lalu, ayang merupakan level terkuat sejak Agustus 2014. Pound tergelincir 0,2 persen ke level $ 1,4674.

berita datang dari komoditi lainnya adalah Minyak Perpanjang Rebound dari Satu Bulan Terendah Diiringi Pelemahan Dolar

Minyak naik, memperpanjang rebound dari satu bulan terendahnya pada minggu lalu seiring penguatan ekuitas dan pelemahan dolar terkait spekulasi U.K. yang akan memilih untuk tetap berada di Uni Eropa.

Kontrak berjangka naik 2,9 % di New York. Indeks Spot Dollar Bloomberg jatuh untuk hari keempat dan ekuitas global melonjak karena jajak pendapat menunjukkan kampanye untuk Inggris meninggalkan Uni Eropa memimpin dengan tiga poin persentase. Harga minyak ditutup pada level satu bulan terendah pada hari Kamis karena spekulasi U.K. yang akan meninggalkan Uni Eropa dan bank sentral mengisyaratkan kekhawatiran mereka tentang pertumbuhan global. Minyak berjangka melonjak tajam dalam sebulan terakhir.

Harga minyak mentah telah pulih lebih dari 80 % dari level terendah dalam 12 tahun karena gangguan dari Nigeria ke Kanada dan penurunan output di AS memangkas melimpahnya pasokan global.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, yang berakhir hari Selasa, naik $ 1,39 untuk menetap di level $ 49,37 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan adalah 31 % di bawah 100-hari rata-rata. Kontrak teraktif untuk bulan Agustus menguat US $ 1,40 ke level $ 49,96 per barel.

Brent untuk pengiriman Agustus lebih tinggi $ 1,48 atau 3 %, untuk mengakhiri sesi di level $ 50,65 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global dengan premi 69 sen hingga Agustus dibandingkan minyak mentah WTI.

Sumber : Bloomberg