PT Best Profit Futures Surabaya

Emas di sekitaran level 2 minggu terendah terkait spekulasi suku bunga

Best Profit

Emas di sekitaran level 2 minggu terendah terkait spekulasi suku bunga

Best Profit Futures – Harga emas diperdagangkan sedikit lebih rendah pada hari Selasa seiring investor menunggu set berikutnya untuk petunjuk waktu dan kecepatan yang diharapkan pada kenaikan suku bunga AS.

Suku bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan dolar AS dan membuat emas menjadi kurang kompetitif terhadap investasi berbunga.

Greenback sebagian besar menguat terhadap saingan utama nya hari ini sehingga menambah tekanan jual untuk emas dan perak. U.S. Dollar Index sebagian waktu nyaris tidak bergerak di posisi 96,43 pada awal perdagangan. (Best Profit Futures)

Alat di CME Groups Fed Watch, yang melacak probabilita untuk suku bunga jangka pendek, menempatkan peluang kenaikan suku bunga hingga akhir tahun di sekitar 50 persen.

itu naik dari peluang 30% untuk scenario yang sama sebelum laporan pekerjaan AS Juli yang lebih kuat dari perkiraan pekan lalu.

Baca juga : Anda Bisa Miskin Saat Pensiun Jika Tak Sadari Hal Ini

Kalender ekonomi yang relatif tidak ada yang terlalu penting pada hari Selasa dapat memperpanjang penantian untuk data terbaru yang dapat menggerakan pasar.

Namun, harga emas bergerak telah relatif stabil pasca laporan pekerjaan. Selasa pagi waktu New York, emas Desember kehilangan $ 3,40, atau 0,3%, ke level $ 1.338 per ounce di Comex, New York.

Harga menetap di level $ 1,341.30 kemarin, itu merupakan level terendah sejak 28 Juli. Sejauh kuartal ini, emas berjangka telah naik sekitar 1,6%.(Best Profit Futures)

SPDR Gold Trust yang diperdagangkan di bursa dana turun 0,2%. ETF emas terbesar, SPDR Gold Trust, melaporkan arus keluar dari sekitar 6,5 metrik ton pada hari

Senin, yang tercatat sebagai yang terbesar dalam sebulan, menurut Commerzbank.

Selain itu Minyak Stabil seiring Diskusi OPEC Diprediksi Gagal Hasilkan Tindakan Nyata

Minyak diperdagangkan mendekati penutupan tertinggi dalam dua minggu seiring investor menimbang rencana OPEC untuk mengadakan pembicaraan informal bulan depan.(Best Profit Futures)

Futures naik 0,4 persen di New York setelah naik 2,9 persen pada hari Senin. Anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak sedang melakukan “perembukan secara konstan” untuk menstabilkan pasar, kata Mohammed Al Sada, Menteri Energi Qatar dan presiden kelompok.

Sementara anggota OPEC berniat untuk membahas pasar di Forum Energi Internasional di Aljazair,

tidak ada rencana untuk menghidupkan kembali proposal pembekuan output gagal dilakukan pada bulan April, dua delegasi mengatakan pekan lalu.(Best Profit Futures)

Minyak telah berfluktuasi sejak penutupan di pasar beruang pekan lalu. Harga diperkirakan akan naik tahun ini seiring menguatnya permintaan, menurut pernyataan dari Al-Sada di situs OPEC.

Sementara stok minyak mentah dan bahan bakar AS tetap berada pada tingkat musiman tertinggi dalam setidaknya dua dekade,

Goldman Sachs Inc memperkirakan Grup pasar akan berada dalam defisit yang rendah pada paruh kedua 2016.

West Texas Intermediate untuk pengiriman September diperdagangkan 19 sen lebih tinggi di level $ 43,21 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 12:04 siang waktu London.

Harga naik $ 1,22 untuk menetap di level $ 43,02 per barel pada hari Senin, yang merupakan penutupan tertinggi sejak 25 Juli. Jumlah volume perdagangan yakni sekitar 18 persen di bawah rata-rata 100 hari.(Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg