PT Best Profit Futures Surabaya

Emas Berakhir Dekati 3 Pekan Tertinggi Diiringi Pelemahan Dolar

Best Profit
Best Profit Futures – Emas berjangka rally pada hari Selasa untuk penutupan tertinggi dalam hampir tiga minggu terakhir seiring penurunan pada indeks sektor jasa AS

ke level terendah dalam lebih dari enam tahun memicu pengurangan kemungkinan kenaikan suku bunga AS bulan ini, yang dapat mendorong pelemahan dolar.

Emas untuk pengiriman Desember naik $ 27,30 atau 2,1 %,

untuk menetap di level $ 1.354 per ons. Harga emas belum berakhir pada level tertingginya sejak 18 Agustus, menurut data dari FactSet.

Pada sesi ini dolar dan persentase keuntungan terbesar sejak 24 Juni,

ketika harga emas rally lebih dari US $ 59 per ons atau 4,7 %, setelah keputusan U.K. untuk keluar dari Uni Eropa. (Best Profit Futures)

Indeks Dollar ICE AS mengukur greenback terhadap sejumlah enam mata uang lainnya, turun 1,1 % karena harga emas menetap.

Greenback dan logam mulia dalam mata uang dolar cenderung berbanding terbalik.

Institute for Supply Management (ISM) mengatakan hari Selasa bahwa indeks non manufaktur turun ke 51,4 % bulan

lalu dari sebelumnya 55,5 % di bulan Juli. Itu menunjukkan yang terlemah sejak Februari 2010.

Sedangkan Minyak WTI Berakhir Naik Sementara Brent Turun Terkait Kesepakatan Rusia-Saudi

Minyak berjangka berakhir dengan bervariasi pada Selasa ini,

dengan minyak mentah West Texas Intermediate berakhir pada level tertingginya sepekan terakhir

sementara Brent berakhir dengan penurunan karena pedagang yang masih mempertimbangkan kesepakatan antara dua produsen minyak mentah terbesar di dunia,

Rusia dan Arab Saudi, yang bertujuan untuk menstabilkan pasar.

Minyak mentah West Texas Intermediate Oktober naik 39 sen, atau 0,9%,

untuk berakhir di $ 44,83 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah diperdagangkan serendah $ 43,84 pada sesi tersebut.

WTI Jumat lalu berakhir naik dari 3% pada $ 44,44 dan telah naik melewati US $ 45 di perdagangan elektronik Senin, yang merupakan hari libur untuk pasar keuangan AS.

Sementara itu minyak mentah Brent November, turun 37 sen, atau 0,8%, menjadi berakhir pada $ 47,26 per barel setelah berakhir naik pada Senin kemarin sebesar 1,7% pada $ 47,63. (Best Profit Futures)

Sumber: MarketWatch