Duduk Perkara Masalah Gereja Beratap Terpal di Serambi Mekah | lt 11 Graha Bukopin

News

Gereja beratap terpal di Aceh Singkil (Dokumen Forum Cinta Damai Aceh Singkil (Forcidas))

Aceh – Foto-foto yang menunjukkan tempat disebut gereja beratap rumbia hingga terpal di Kabupaten Aceh Singkil viral. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat menjelaskan duduk perkaranya.

Dilihat detikcom, Rabu (14/7/2021), dalam foto yang beredar itu tampak sejumlah jemaat sedang beribadah di bawah tenda di area perkebunan sawit. Selain terpal, ada bagian gereja yang beratap seng atau teratak.

Gereja-gereja itu tidak memiliki dinding serta berlantai tanah. Sejumlah anak-anak juga tampak duduk di lokasi yang disebut gereja tersebut.

Kepala Kantor Kemenag Aceh Singkil, Saifuddin, menyebut izin pendirian rumah ibadah di Aceh Singkil mengacu pada surat keputusan bersama (SKB) menteri. Aturan itu, katanya, mensyaratkan jumlah umat pengguna dan pendukung rumah ibadah.

“Di samping itu, terkait jumlah rumah ibadah di Aceh Singkil sudah perjanjian yang sudah sangat lama antara tokoh-tokoh semua agama. Bila mengacu ke perjanjian tersebut, di Singkil hanya terdapat 1 gereja dan 4 undung-undung,” kata Saifuddin kepada detikcom, Rabu (14/7/2021).

“Namun kondisi saat ini jumlahnya sudah jauh melebihi batas perjanjian tersebut. Kalau saya nggak salah sudah ada sekitar 20-an rumah ibadah,” sambungnya.

Dia menegaskan pemerintah bakal mengeluarkan izin pendirian rumah ibadah bila semua syarat sudah terpenuhi. Saifuddin mengatakan pemerintah menginginkan semua umat beragama dapat beribadah dengan nyaman.

“Kami dari pihak Kemenag juga tidak ingin melihat saudara-saudara kami beribadah dalam kondisi seperti di foto tersebut. Karena di mata kami, kita semua sama sebagai hamba tuhan dengan kewajiban beribadah kepada Tuhannya sesuai keyakinan masing-masing dan itu juga dilindungi undang-undang,” sebut Saifuddin.

Saifuddin kemudian menjelaskan toleransi umat beragama di Aceh Singkil. Dia menyebut toleransi antarumat beragama di Aceh selama ini berjalan dengan sangat baik.

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, katanya, juga sudah membentuk Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) sebagai pemersatu dalam berbagai masalah keagamaan.

“Jadi kami melihat konflik yang selama ini digaung-gaungkan di Singkil hanya ada di tataran media, bukan pada tataran lapangan dan kondisi riil,” ujarnya.

BEST PROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES
PT BESTPROFIT
BESTPROFIT

sumber detik

1 thought on “Duduk Perkara Masalah Gereja Beratap Terpal di Serambi Mekah | lt 11 Graha Bukopin

Comments are closed.