PT Best Profit Futures Surabaya

Draghi Mengecewakan, Bursa Asia Dibuka Turun; Saham Jepang Naik

Best Profit
Best Profit Futures – Bursa saham Asia dibuka melemah karena para investor menimbang prospek kebijakan moneter di AS

dan Jepang setelah Bank Sentral Eropa mengecilkan perlunya stimulus ekonomi tambahan. Saham Tokyo menguat setelah yen jatuh.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,5 persen menjadi 141,30 pada pukul 09:11 pagi di Tokyo. MSCI menuju kenaikan 2,8 persen minggu ini,

keuntungan terbesar dalam sebulan, karena pedagang memangkas spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan September

sementara spekulasi berpusar atas apakah Bank of Japan akan menambah rekor stimulus yang sudah ada.

Saham-saham di AS dan Eropa jatuh setelah Ketua ECB Mario Draghi

mengecilkan prospek peningkatan pembelian aset pada saat keprihatinan atas dampak Brexit di kawasan Eropa memuncak. (Best Profit Futures)

Indeks Stoxx 600 Eropa turun 0,3 persen pada Kamis kemarin, sementara Indeks S&P 500 AS kehilangan 0,2 persen, melemah dari rekor tertinggi.

Draghi mengatakan ECB tidak membahas perpanjangan program pembelian obligasi pada pertemuan terbarunya, di mana suku bunga yang tersisa tidak berubah.(Best Profit Futures)

Keputusan Eropa muncul sebelum pertemuan BOJ yang diawasi dengan ketat bulan ini,

di mana dewan akan mengumumkan hasil kajian komprehensif dari kebijakan moneter dan memutuskan apakah harus memperluas pelonggaran.(Best Profit Futures)

Indeks Topix Jepang naik 0,3 persen karena yen melemah 0,7 persen terhadap dolar pada hari Kamis dan diperdagangkan di level 102,33 pada hari Jumat.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,8 persen menjelang keputusan bank sentral terkait tingkat suku bunga. Indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru turun 0,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,8 persen. Pasar saham di China dan Hong Kong belum memulai perdagangan.

Sedangkan Saham HK Naik Seiring Arus Masuk dari China Semakin Intensif

Indeks acuan Hong Kong berakhir lebih tinggi hari ini, seiring semakin intensifnya arus masuk terbaru dari Cina daratan, dan dikarenakan kekhawatiran kenaikan suku bunga AS bulan ini memudar.

Indeks Hang Seng naik 0,8 persen untuk mengakhiri hari di level 23,919.34 poin, sedangkan Indeks China Enterprises menguat 0,4 persen untuk ditutup di level 10,008.21.

The Fed semalam mengatakan dalam laporan Beige Book informasi anekdot -nya bahwa ekonomi AS tumbuh pada kecepatan yang moderat pada bulan Juli dan Agustus.(Best Profit Futures)

Berkat arus masuk terbaru yang sedang berlangsung dari daratan di bawah skema Shanghai-Hong Kong Stock Connect,

indeks mencapai serangkaian level tertinggi satu tahun dalam beberapa hari terakhir menyusul investor berusaha untuk mencuri

start dalam Link setara lintas-perbatasan antara Shenzhen dan Hong Kong yang diharapkan yang akan diluncurkan pada bulan November.

Pada penutupan hari, sebanyak 5,2 miliar yuan ($ 780.400.000) atau hampir setengah dari kuota southbound harian Bursa Connect Hong Kong-Shanghai telah digunakan. (Best Profit Futures)

Sumber : Reuters