PT Best Profit Futures Surabaya

Dow Menyentuh Level Intraday Tertinggi Sepanjang Masa

PT BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES – Dow Jones industrial average mencapai rekor intraday pada hari Senin, menambahkan rekor pada akhir pekan lalu.

Indeks 30 saham naik 27 poin dibantu oleh saham Boeing, yang menyumbang sebagian besar kenaikan.

Dow juga berada di jalur untuk rekor penutupan kesembilan secara beruntun.

Indeks S&P 500 naik 0,1 persen ke 2478.83 dan berada pada kecepatan untuk mencatat rekor pertama sejak 26 Juli. Nasdaq composite mengungguli, naik 0,4 persen ke 6378.45.  PT BESTPROFIT

Dow mencatat rekor penutupan tertinggi sepanjang minggu lalu dan kenaikannya akibat musim laporan pendapatan yang lebih kuat dari perkiraan terus berlanjut. BESTPROFIT

Kalender pendapatan kuartal kedua tumbuh 10,1 persen pada hari Jumat, menurut data dari FactSet.

S&P Capital IQ awalnya memperkirakan pendapatan tumbuh sebesar 6,2 persen.  BEST PROFIT

Sedangkan Dow, S & P 500 ukir rekor baru seiring saham teknologi dan konsumen naik

Dow membukukan rekor ke-9 dan S & P 500 juga mencatatkan kenaikan tertinggi pada hari Senin, terangkat oleh kenaikan di saham teknologi dan konsumen.

Dow Jones Industrial Average menguat tipis 0,1% ke level 22.118, yang mana cukup untuk

membuat indeks ini membukukan rentetan kenaikan terpanjang sejak Februari,

sementara indeks S & P 500 naik 0,2% ke level 2.480, terangkat oleh kenaikan 0,7% di sektor konsumen, yang dipimpin saham Tyson Foods Inc.

dengan kenaikan 5,7% nya setelah produsen daging itu melaporkan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan.

Indeks Komposit Nasdaq menikmati kenaikan harian terbaik dari rekan-rekannya, naik 0,5% ke level 6.383,

mencatatkan kenaikan terbaik untuk indeks yang berfokus pada teknologi sejak 18 Juli, menurut data FactSet.

Kenaikan ekuitas yang moderat terjadi di saat obligasi pemerintah melayang di posisi terendah, bersama dengan Treasury note 10 tahun yielding 2,26%.

Harga obligasi bergerak terbalik terhadap yield. Imbal hasil obligasi yang lebih rendah dapat membuat kepemilikan saham, yang dianggap lebih berisiko menjadi lebih menarik bagi investor.

Sumber: Marketwatch