PT Best Profit Futures Surabaya

‘Donald Trump-nya Meksiko’ Menangi Pilpres

PT Bestprofit
PT BESTPROFIT FUTURES Andres Manuel Lopez Obrador yang dijuluki ‘Donald Trump-nya Meksiko’ memenangi pemilihan presiden (pilpres) Meksiko yang digelar 1 Juli.

Lopez Obrador berjanji menempa hubungan baru dengan Amerika Serikat (AS) kemudian memerangi kekerasan dan korupsi.

Seperti dilansir CNN, Senin (2/7/2018), Lopez Obrador yang akrab disapa AMLO ini merupakan politikus veteran sayap kiri dari

Partai Morena yang memposisikan diri sebagai agen perubahan dalam pilpres Meksiko. PT BESTPROFIT

Hasil penghitungan awal dari Komisi Pemilihan Umum Meksiko menyebut Lopez Obrador diperkirakan menerima lebih dari 53 persen suara dalam pilpres 1 Juli.

Jumlah ini mencapai dua kali lipat dibandingkan perolehan suara dua rival utamanya, Ricardo Anaya dari Partai Aksi Nasional konservatif (PAN) dan Jose Antonio Meade

dari Partai Revolusioner Institusional (PRI) yang kini berkuasa. BESTPROFIT

“Hari ini, mereka telah mengakui kemenangan kita,” ucap Lopez Obrador di hadapan pendukungnya yang berkumpul di Mexico City, pada Minggu (1/7) tengah malam waktu setempat. BEST PROFIT

Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto telah menghubungi Lopez Obrador untuk mengucapkan selamat. Nieto juga berjanji akan mewujudkan proses transisi kekuasaan yang tertib dan aman.

Secara resmi, Lopez Obrador baru akan menjabat Presiden Meksiko pada 1 Desember mendatang.

Politikus berusia 65 tahun yang dijuluki sebagai ‘Donald Trump-nya Meksiko’ itu selalu unggul dalam polling-polling menjelang pilpres. Dalam kampanyenya, dia berjanji akan memerangi ‘mafia kekuasaan’ untuk membela masyarakat kelas pekerja.

Obrador yang mantan Wali Kota Mexico City ini merupakan kandidat terpopuler yang terkenal akan orasinya. Dia mendapat dukungan luas dari warga Meksiko yang lelah akan meningkatnya kejahatan, korupsi dan perekonomian yang lesu.

Selama ini, Obrador kerap melontarkan kritikan pada Presiden AS Donald Trump, terutama mengenai kebijakan imigrasi dan perdagangannya. Para pendukungnya mengharapkan dia akan bisa menghadapi Trump, yang terus menyerang dan menghina Meksiko.

Dalam pidato kemenangannya, Minggu (1/7) malam waktu setempat, Obrador menyatakan akan menjalin hubungan baru dengan AS. “Didasarkan pada rasa saling menghormati dan membela rekan sebangsa yang menjadi imigran yang bekerja dan hidup secara jujur di negara itu,” ucapnya.

Dia juga berjanji menangkal kekerasan dan memusnahkan korupsi, yang menurutnya merupakan ‘hasil dari membusuknya rezim politik’.

“Kita sepenuhnya yakin bahwa kejahatan ini menjadi penyebab utama kesenjangan sosial dan ketidaksetaraan ekonomi. Karena korupsi, kekerasan telah muncul di negara kita,” ujar Obrador.

Sumber : Detik