PT Best Profit Futures Surabaya

Dollar AS Merosot Terhadap Berbagai Mata Uang Utama

Best Profit Futures – Dollar AS terkoreksi lemah di hari Rabu seiring kejatuhan harga minyak ke dekat level rendah 13-tahun,

sehingga menekan pasar aset berisiko dan kembali memacu penguatan valuta safe haven seperti Yen Jepang.

Terpantau sejauh ini indeks Dollar AS melemah ke 116.72 terhadap Yen, terkoreksi dari sehari sebelumnya di level 118.11 paska rebound harga minyak.

Namun penguatan USDJPY hanya berlangsung sementara setelah harga minyak kembali terkoreksi tajam, selain itu Dollar AS juga merosot terhadap Swiss Franc.

Sementara nilai tukar EURUSD juga menguat ke 1.0951, setelah meraih titik tertinggi intraday di 1.0962 dan level terendah hariannya di 1.0903. (Best Profit Futures)

Pergerakan nilai tukar masih didominasi sentimen pada harga komoditas dan bursa saham.

Setelah harga minyak anjlok ke level terendah nya sejak September 2003,

paska IEA melaporkan melimpahnya pasokan minyak dunia masih cenderung bertahan lebih lama,

pasar kembali dicemaskan tekanan lebih lanjut pada harga minyak setelah embargo ekspor minyak Iran dihapus.

Jumlah izin bangunan rumah Australia jatuh pada bulan Agustus dari bulan Juli.(Best Profit Futures)

Izin untuk membangun atau merenovasi rumah dan apartemen turun 1,8% dari bulan Juli, dan naik 10,1% dari tahun sebelumnya, Biro Statistik Australia mengatakan Selasa.

Pada bulan Juli izin naik 12% untuk bulanan.

Izin untuk membangun rumah turun 1,3% pada bulan Agustus,

sedangkan izin untuk apartemen dan tempat tinggal lainnya turun 3,6% dibandingkan dengan periode yang sama.

Australia berada di tengah-tengah ;booming™ konstruksi perumahan, yang membantu untuk mendukung pertumbuhan PDB yang kuat.

Rekor suku bunga rendah dan jatuhnya angka pengangguran mendasari permintaan pembangunan.

Laju pembangunan perumahan telah meningkatkan pasokan dalam waktu-waktu sekarang sehingga membantu meredakan kekhawatiran di Reserve Bank of Australia tentang harga rumah, yang naik lebih dari 40% sejak 2012.

Australia berada di tengah-tengah ;booming™ konstruksi perumahan, yang membantu untuk mendukung pertumbuhan PDB yang kuat.

Rekor suku bunga rendah dan jatuhnya angka pengangguran mendasari permintaan pembangunan.(Best Profit Futures)

Laju pembangunan perumahan telah meningkatkan pasokan dalam waktu-waktu sekarang sehingga membantu meredakan kekhawatiran

di Reserve Bank of Australia tentang harga rumah, yang naik lebih dari 40% sejak 2012.

Sumber : monexnews.com