PT Best Profit Futures Surabaya

Dolar AS Kembali Menguat terhadap Yen Jepang

Best Profit Futures – Dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap yen Jepang dari level terendah, setelah indikator teknis mengisyaratkan Greenback mungkin telah menurun terlalu cepat.

Dolar AS mulai kembali menguat setelah pemangkasan pertumbuhan ekonomi global. (Best Profit Futures)

The Bloomberg Dollar Spot Index telah kehilangan 1,5 persen setelah mencapai level tertinggi sejak Juni 2010. Pejabat the

Federal Reserve mengatakan perlambatan ekonomi di seluruh dunia dapat menunda kenaikan suku bunga acuan mereka.

Di sisi lain, euro melemah sebelum data produksi pabrik di kawasan itu diperkirakan turun paling dalam selama dua tahun terakhir.

Dolar Australia turun setelah Asisten Gubernur Bank Sentral Australia, Guy Debelle, mengatakan dolar Australia terlalu tinggi.

“Dolar-yen tidak terlalu banyak sell-off di Asia, memang kecenderung pembelian dolar AS menurun, itulah yang kami lihat.

Ada resistance kuat di USD107,50 per yen Jepang, sehingga dolar AS tidak mungkin naik terlalu banyak,”

kata kepala penjual valuta asing di ASB Bank Ltd, Tim Kelleher, seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (Best Profit Futures)

Dolar AS naik 0,2 persen menjadi USD107,11 per yen Jepang di Tokyo, setelah melemah di USD106,76 per yen Jepang.

Dolar AS melanggar batas bawah 20 hari Bollinger Band terhadap yen kemarin, dan menunjukkan mungkin dolar AS telah siap untuk bullish.

The Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama, berada di 1.064,05 dari 1.064,58 di New York.

Dolar meluncur 0,8 persen pekan lalu setelah berakhir di 1.078,65, tertinggi sejak Juni 2010.

 (Best Profit Futures)

Emas berjangka menetap lebih rendah pada hari Senin karena dolar AS menyentuh 8 bulan tertinggi di tengah data yang menunjukkan

bahwa laju pertumbuhan antara produsen Amerika lebih baik dari yang diharapkan pada bulan Oktober.

Emas untuk pengiriman Desember turun $ 4, atau 0,3%, untuk menetap di $ 1,263.70 per ons.

Penutupan terendah sejak 18 Oktober, menurut data dari FactSet. Harga dihitung dari keuntungan sekitar 1% pada minggu lalu.

Sementara itu perak untuk pengiriman Desember menguat 11,1 sen, atau 0,6%,

ke $ 17,604 per ons setelah mengakhiri pekan lalu dengan kenaikan sempit sekitar 0,3%.

Indeks yang mengukur seberapa cepat produsen Amerika tumbuh mengalami rebound pada bulan Oktober dari tiga bulan terendah,

berpotensi mendapatkan kuartal keempat turun ke awal yang baik bagi perekonomian AS.

IHS Markit mengatakan flash index naik ke angka 53,2 pada bulan lalu dari 51,5 pada bulan September.

Data tersebut membantu Indeks dolar AS ICE menyentuh level tertinggi dalam delapan bulan terakhir, d

engan indeks tersebut naik 0,1% oleh settlement emas, berada di 98,794 setelah level tertingginya di 98,846. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://economy.okezone.com/