PT Best Profit Futures Surabaya

Dibentuk Tim Khusus Antisipasi Kelangkaan BBM

Best Profit Futures – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur membentuk tim khusus yang berasal dari kesatuan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditresrumsus) untuk memantau dan mengantisipasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa Timur.

Pada wartawan, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono di Mapolda Jatim, Rabu (27/8/2014), mengatakan tugas tim khusus ini yakni melakukan monitoring serta penindakan apabila ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini dengan melakukan penimbunan BBM. ”Jika ditemukan pelanggaran, tim ini langsung bisa memprosesnya,”ujarnya. (Best Profit Futures)

Dijelaskan, timsus ini akan diterjunkan di sejumlah daerah yang memiliki kerawanan terjadinya kelangkaan BBM. ”Kita sudah menyiapkan timsus untuk mengantisipasi hal ini,

dengan harapan agar dampak dari kelangkaan BBM bisa diminimalisasi agar tidak menimbulkan gangguan Kamtibmas,”ungkapnya.

Selain membentuk tim khusus, Polda Jatim memerintahkan semua Polres jajaran untuk menjaga ketat semua SPBU.Khususnya SPBU yang memberlakukan pembatasan subsisi BBM.

Dimana di setiap SPBU dijaga enam orang personil polisi. (Best Profit Futures)

Enam personil itu terdiri dari empat orang polisi berseragam lengkap untuk melakukan pengamanan terbuka, dan dua personil berpakaian preman sebagai pentuk pengamanan tertutup.

”Selain itu, di setiap SPBU juga ditempatkan mobil patroli. Ini untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bakal terjadi,”ujarnya. (Best Profit Futures)

Dikatakannya, saat ini jumlah SPBU di Jawa Timur sebanyak 835. Dari jumlah tersebut, ada 42 SPBU yang memberlakukan pembatasan dalam penjualannya.

Ini sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat, untuk melakukan pembatasan serta pengurangan kuota BBM di SPBU, khususnya terhadap BBM bersubsidi.

Terkait dengan kondisi sejumlah SPBU ia mengatakan saat ini kondisi masih aman. Namun, diakuinya memang ada potensi kerawanan di setiap SPBU.

Termasuk, kemungkinan adanya oknum yang memanfaatkan kondisi ini untuk mengeruk keuntungan, dan sebagainya.

  (Best Profit Futures)

Dikatakannya, saat ini jumlah SPBU di Jawa Timur sebanyak 835. Dari jumlah tersebut, ada 42 SPBU yang memberlakukan pembatasan dalam penjualannya.

Ini sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat, untuk melakukan pembatasan serta pengurangan kuota BBM di SPBU, khususnya terhadap BBM bersubsidi.

Terkait dengan kondisi sejumlah SPBU ia mengatakan saat ini kondisi masih aman. Namun, diakuinya memang ada potensi kerawanan di setiap SPBU.

Termasuk, kemungkinan adanya oknum yang memanfaatkan kondisi ini untuk mengeruk keuntungan, dan sebagainya. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://beritasurabaya.net