PT Best Profit Futures Surabaya

Deteksi Kelainan Jantung dengan 3D Mapping System

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – SEIRING kecanggihan teknologi, Rumah Sakit Mounth Elizabeth Singapura mempunyai alat teknologi 3D Mapping System

terbaru yang memudahkan para ahli jantung (kardiolog). Gunanya dapat mendiagnosis dan mengobati gangguan ritme jantung atau dikenal Atrial Fibrilasi (AF).

Alat tersebut dapat memetakan sinyal listrik jantung yang membentuk gambar tiga dimensi, sehingga mampu meningkatkan kesuksesan prosedur terapi, yaitu ablasi. (BEST PROFIT FUTURES)

Ablasi merupakan tindakan untuk mengatasi gangguan irama jantung (aritmia), dengan menggunakan kateter yang dimasukkan ke dalam ruang dalam jantung.

Lalu kateter dihubungkan dengan mesin khusus yang memberikan energi listrik untuk membakar jalur konduksi tambahan, atau pun fokus-fokus aritmia yang menyebabkan ketidaknormalan irama jantung.

Dr Reginald Liew, MA, MBBS, PhF, FRCP, FESC, FACC selaku kardiolog dan medical panel dari Global Medical Group, Singapura mengatakan,

sebenarnya teknologi 3D Mapping System sudah ada sejak 15 tahun lalu. Tetapi, kala itu belum banyak bukti ilmiah bahwa teknologi ini memiliki manfaat luar biasa bagi pasien gangguan irama jantung.

“Dalam delapan tahun terakhir, sudah banyak studi yang menerangkan bahwa teknologi ini bermanfaat. Pada akhirnya,

kami menggunakan teknologi ini yang secara rutin digunakan mengobati pasien AF kami,” kata Dr Reginald Liew dalam Pre-ASM Cardio Symposium di Singapura, seperti rilis yang diterima Okezone, Kamis (BEST PROFIT FUTURES)

Sayangnya, tambah Dr Reginald, kendala saat menggunakan teknologi ini adalah kekurangan tenaga ahli terlatih untuk mengoperasikan alat.

Ada pun gejala yang dirasakan oleh pasien AF adalah detak jantung yang terlalu cepat, napas yang pendek, mudah lelah, atau nyeri dada.

Sebagian besar penderita AF tidak merasakan gejala apa pun. Selain itu, kejadian AF akan meningkat seiring bertambahnya usia. Rata-rata penderita AF berusia 65 tahun.

kepercayaan konsumen tiba-tiba jatuh ke terendah setahun pada bulan Oktober karena warga Amerika pesimis pada prospek perekonomian di tengah kampanye debat pemilihan presiden.

Indeks sentimen awal University of Michigan menurun menjadi 87,9 dari 91,2 pada bulan September,

menurut laporan Jumat. Yang lebih lemah dari perkiraan terendah dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom.

Kenaikan yang berkelanjutan dalam pembayaran para pekerja tetap sulit dipahami bahkan ditengah perusahaan terus menambah lapangan pekerjaan karena laju yang solid,

serta ketidakpastian politik dapat menahan rasa percaya diri. Pada saat yang sama, biaya bahan bakar yang masih murah dan prospek kerja meningkatkan akan membantu mendukung belanja konsumen,

yang menyumbang sekitar 70% untuk perekonomian. (BEST PROFIT FUTURES)

Meski begitu, margin konsumen mengharapkan partai Demokrat Hillary Clinton untuk memenangkan pemilu melebar pada

bulan Oktober untuk kesenjangan 46 poin persentase, dari 34 poin pada September. (BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://lifestyle.okezone.com