PT Best Profit Futures Surabaya

Demokrat Masih Butuh “Momongan” SBY

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih dijagokan untuk memimpin Partai Demokrat dalam lima tahun ke depan. Hal ini membuktikan bahwa Partai Demokrat masih tergantung dengan SBY.

“Ibaratnya Demokrat masih bayi, belum kokoh. Secara matematis Demokrat belum saatnya disapih (menghentikan anak menyusui),” ujar Pengamat Politik The Sun Institute, Andrianto, Okezone, Selasa (BEST PROFIT FUTURES).

“Sebagai partai fenomenal, Demokrat rawan dan retak di bawah. Jadi figur sekelas SBY yang mampu menjaga kesolidannya,” sambungnya.

Selain itu, dia menilai sosok SBY punya akar kuat di bawah. “Jadi semua tergabtung dengan SBY,” tegasnya.

Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, berpendapat senada. Wiwik, sapaan akrab Siti, bahkan menyebut SBY akan dipilih secara aklamasi di Kongres Partai Demokrat 2015 mendatang.

“Kalau SBY maju jadi ketum di Kongres Demokrat 2015, bisa dipastikan tak akan ada kader yang maju berkontestasi dengan SBY,” ujarnya.

“Kongres akan mengaminkan saja pencalonan SBY, sehingga dia akan menjadi satu-satunya calon yang akan diilih secara aklamasi,” tutupnya.

Emas mempertahankan kenaikan dalam dua hari pada akhir minggu yang menunjukkan ketahanan logam, dengan kepemilikan ETF

memperpanjang keuntungan ke level tertinggi sejak 2013 bahkan karena investor melihat peningkatan prospek suku bunga AS yang lebih tinggi.

Bullion untuk pengiriman segera berada di $ 1,257.55 per ons pada pukul 10:05 pagi di Singapura, setelah naik 0,4 persen dalam dua hari terakhir,

menurut Bloomberg. Menyusul penurunan dalam dua minggu, harga telah stabil, dengan kepemilikan ETF naik untuk minggu keenam berturut-turut.(BEST PROFIT FUTURES).

Emas telah menghindari selldown lebih lanjut terhadap latar belakang dari dolar yang lebih kuat dan genderang komentar dari pejabat Federal Reserve biaya pinjaman AS yang lebih tinggi akan jatuh tempo segera.

Ketua The Fed Bank Philadelphia Patrick Harker mengatakan pada hari Kamis bahwa ia mendukung peningkatan di bulan September,

dan ingin melihat bank sentral secara bertahap menaikkan suku bunga. Harga emas menguat pada hari Kamis karena saham-saham global mengalami penurunan untuk hari ketiga.(BEST PROFIT FUTURES).

Data yang akan datang akan memberikan lebih banyak investor indikasi tentang potensi dari langkah suku bunga, termasuk angka penjualan ritel,

sentimen konsumen dan harga produsen yang akan di rilis pada hari Jumat. Pedagang saat ini menetapkan kesempatan dua-pertiga dari kenaikan suku bunga di bulan

Desember berdasarkan perkiraan di kontrak federal funds futures, dan kesempatan kurang dari 20 persen dari langkah pengetatan di bulan depan.

Aset di ETF berbasis emas naik menjadi 2,050.3 metrik ton per hari Kamis. (BEST PROFIT FUTURES).

Tahun ini, kepemilikan telah melonjak 40 persen, dengan sebagian besar peningkatan muncul di semester pertama.

Sumber dari http://news.okezone.com