PT Best Profit Futures Surabaya

Debut Manis Mitsubishi Mirage di Ajang Reli

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Siapa bilang Mitsubishi Mirage hanya lincah di jalan perkotaan. Kehandalan citycar Mitsubishi ini

diperlihatkan di atas lintasan reli lewat ajang Kejurnas Sprint Rally Putaran ke-4 yang berlangsung di perkebunan Lonsum, Rambong Sialang, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Ini merupakan penampilan perdana Mirage di kancah balap reli. Debutnya pun berbuah manis dengan menyabet gelar juara di kelas N-15.

Aktor dibelik keberhasilan ini adalah Subhan Aksa, dan co-driver-nya, Hade Mboi.

Pereli nasional kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, itu sukses mencatatkan waktu 13 menit 50 detik. (BEST PROFIT FUTURES)

Menariknya, Mirage yang menggunakan mesin 1.200cc ini mengungguli kedua pesaingnya yang menggunakan mobil bermesin 1.500 cc.

Dari 3 Special Stage (SS) yang diperlombakan, Mitsubishi Mirage berhasil mendominasi jalannya lomba.

Menurut pereli yang akrab disapa Ubang ini, Mitsubishi Mirage mampu melaju dengan normal di kerasnya lintasan reli.

“Durasi pengembangan kendaraan Mirage versi reli ini terbilang cepat. Tim KTB dan FBRT Sports memakan waktu 3 bulan untuk

melakukan perubahan pada beberapa bagian agar kuat untuk menopang kerasnya lintasan reli,” kata Ubang dalam keterangan resminya kepada Okezone, Selasa (BEST PROFIT FUTURES)

Meski melalui medan yang cukup berat, mesin Mirage tetap dibiarkan standar. Namun beberapa perubahan dilakukan yakni menambah fitur-fitur keamanan dan keselamatan yang sesuai persyaratan perlombaan.

Saham Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian seiring para investor menimbang prospek kenaikan suku bunga AS dan menunggu laporan laba perusahaan di dalam negeri.

Indeks Topix sedikit berubah ke level 1,352.64 pada istirahat perdagangan di Tokyo, menghapus kerugian sebelumnya sebanyak 0,4 %.

Indeks Nikkei 225 memperoleh gain 0,1 % ke level 16.924. Yen menguat terhadap dolar setelah bergerak lebih tinggi pada hari Senin karena Indeks Empire State,

yang melacak produsen di New York, secara tiba-tiba menyusut, sementara Wakil Ketua Fed Stanley Fischer menguraikan faktor-faktor yang menekan pertumbuhan dan kenaikan suku bunga.

Tanda-tanda saat ini menunjukkan perekonomian AS yang lebih kuat telah meningkatkan spekulasi

untuk kenaikan biaya pinjaman AS dalam waktu dekat, mendorong penurunan selama tiga minggu pada yen.

Saham real estate melonjak untuk memimpin kenaikan di antara 33 kelompok industri di Indeks Topix, sedangkan sektor pertambangan

di Topix turun 1,4 % mengirim harga minyak mentah lebih rendah. Saham Inpex Corp jatuh 1,5 % dan saham Japan Petroleum Exploration Co merosot 1 %. (BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://news.okezone.com