PT Best Profit Futures Surabaya

Debat Capres Tak Bahas Pasar Modal, Ini Kata Investor

Best Profit Futures – Debat calon presiden (capres) akhir pekan lalu membahas visi dan misi masing-masing di bidang ekonomi. Dalam paparannya, baik itu Jokowi Widodo (Jokowi) maupun Prabowo Subianto, tidak menyinggung sama sekali soal dunia keuangan termasuk pasar modal.

Investor kawakan Lo Kheng Hong menganggap paparan yang disampaikan kedua capres itu merupakan hal yang wajar. Keduanya membahas masalah ekonomi yang lebih penting bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Ya itu wajar, mereka kan menyinggung yang lebih penting, seperti defisit anggaran dan lain-lain,” katanya ketika dihubungi detikFinance, Selasa (17/6/2014).(Best Profit Futures)

Menurutnya, para investor pasar modal berharap presiden yang baru nanti, siapa pun itu, bisa membuat ekonomi Indonesia lebih baik lagi. Selain itu kestabilan negara juga diperhatikan demi membuat rakyat lebih sejahtera.

“Kalau Indonesia menjadi lebih baik lagi, negara stabil, aman, rakyat sejahtera tentu saja pasar modal otomatis akan menjadi lebih baik dan meningkat juga,” katanya.

Seperti diketahui, akhir pekan lalu dua capres RI telah menjalani debat kandidat bertema ‘Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial’. Debat ini dimoderatori oleh Ahmad Erani Yustika, Guru Besar Ekonomi Universitas Brawijaya.

Kedua capres banyak membicarakan ekonomi kerakyatan, dari Jokowi dengan kartu sehatnya, sampai Prabowo yang berniat mengutamakan kesejahteraan para petani.

(Best Profit Futures)

Perjalanan liar emas terus berlanjut setelah kejutan kemenangan pemilu Donald Trump seiring pedagang mengalihkan fokus kepada apakah Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga.

Bullion sedang bangkit lagi setelah memangkas kenaikan terbesarnya sejak Brexit pada jam-jam kemenangan Trump dalam pemilihan presidenpada hari Rabu. Emas untuk pengiriman segera naik 0,9 persen ke level $ 1,288.81 per ounce sebelum diperdagangkan di level $ 1,287.87 pada pukul 10:51 waktu Singapura hari ini, menurut harga publik Bloomberg.

Kemenangan mengejutkan Trump menjanjikan pembentukan kembali hubungan AS dengan negara-negara di seluruh dunia. Potensi ketidakpastian dalam kebijakan Amerika telah memicu spekulasi bahwa Federal Reserve akan menunda menaikkan suku bunga, yang akan baik untuk emas seiring ketidakmampuannya membayar bunga. (Best Profit Futures)

Emas berjangka menjalani hari perdagangan terberat yang pernah mereka jalani pada hari Rabu seiring investor bergegas ke havens. Lebih dari 780.000 berjangka berpindah tangan sampai pukul 14:30 di New York kemarin, melebihi volume pada 24 Juni setelah Inggris memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa, berdasarkan data yang menggunakan kontrak teraktif Comex.

Sumber dari http://finance.detik.com