PT Best Profit Futures Surabaya

Data tenaga kerja AS hadang laju emas

Best Profit Futures –  

Emas berjangka jatuh dari level tinggi selama sepekan terakhir sebagai naiknya bursa saham. Kondisi ini mengurangi permintaan logam mulia sebagai alternatif investasi.

Jumat (6/6), emas berjangka untuk pengiriman Agustus 2014 di Commodity Exchange turun 0,1% dibanding hari sebelumnya menjadi US$ 1.252,50 per ons troi. Sebelumnya, harga emas sempat naik sebanyak 0,4% menjadi US$ 1.258,20 per ons troi. Pada tanggal 3 Juni, logam menyentuh US$ 1.240,20 per ons troi. Ini merupakan level terendah sejak 31 Januari 2014 (Best Profit Futures).

Sementara itu, secara historis dalam waktu 60 hari, volatilitas logam pada minggu ini menunjukkan pergerakan terendah sejak April 2013. Daya tarik emas sebagai safe haven berkurang lantaran saham AS melonjak dan meredanya ketegangan antara Ukraina dan Rusia. Pada bulan lalu, lebih dari $ 1,1 triliun aliran dana masuk ke pasar saham global.

Asal tahu saja, Indeks Standard & Poor 500 (SPX) naik setelah laporan pemerintah menunjukkan bahwa pengusaha Amerika mendorong peningkatan payrolls pada bulan Mei melewati puncak pra-resesi. Hal ini mengakibatkan emas turun sebanyak 0,6% setelah pasar saham AS dibuka. (Best Profit Futures).

Data nonfarm payrolls menunjukkan ada penambahan tenaga kerja sebanyak 217.000 pada bulan lalu. Angka ini lebih tinggi dibandingkan perkiraan median dalam survey Bloomberg terhadap para ekonom yang menyebutkan penambahan tenaga kerja sebanyak 215.000.

“Setelah laporan payrolls, kita melihat laju emas terhadang. Emas juga tertekan karena bullishnya pasar saham,” ujar Mike Dragosits, ahli strategi komoditas TD Securities di Toronto, mengatakan dalam sebuah wawancara telepon kepada Bloomberg.

Ariston Tjendra, Head of Research and Analysis Division PT Monex Investindo Futures mengatakan, penurunan harga emas merupakan imbas dari positifnya data-data ekonomi AS. Pada akhir pekan lalu, selain penambahan nonfarm payrolls yang melampaui ekspekatasi, laju emas juga tertahan karena tingkat pengangguran bisa ditekan ke level 6,3%. Angka ini lebih rendah dibandingkan konsensus sebesar 6,4%. (Best Profit Futures).

“Pergerakan harga emas hari Senin (9/6) masih dipengaruhi data payrolls,” ungkap Ariston.

(Best Profit Futures).

Sumber dari http://investasi.kontan.co.id