PT Best Profit Futures Surabaya

Dari 10.911 IUP, 3.202 Tak Teridentifikasi NPWP

Best Profit Futures – Indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia sama sekali tidak beranjak signifikan. Apalagi di usaha pertambangan.

Hal tersebut diakui Komisioner Divisi Pencegahan KPK Adnan Pandu Pradja, dirinya mengatakan masalah perpajakan menurut data sebaran izin pertambangan Nasional, dari 10.911 Izin Usaha Pertambangan (IUP), 3.202 tidak teridentifikasi NPWP.

“IPK Indonesia tahun 2013 menduduki peringkat 32 atau berada di peringkat 114 dari 175 negara,” ungkapnya saat Koordinasi denqan Supervisi Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara di Kalbar di Balai Petitih Kantor Gubernur, Rabu (21/5/2014). (Best Profit Futures)

Data real terhadap ketidakakuratan data Batubara, dikatakannya seperti contoh di tiap tahun data dari tiap Dirjen berbeda-beda.

“Seperti yang diungkapkan Dirjen Pajak bahwa kebocoran anggaran mencapai Rp500 Miliar. Berbeda dengan data dari Dirjen lainnya,” katanya.

Kedepan mengawal proses transparansi, diakuinya, KPK akan bekerjasama dengan ITB dan kampus di wilayah masing-masing daerah di Indonesia sehingga semua data terakumulasi.

“Sehingga masing-masing kampus akan memberikan data dari tiap daerah mereka dengan data yang terakumulasi di ITB,” jelasnya. (Best Profit Futures)

Emas naik, memangkas penurunan terbesar tiga hari di lebih dari satu tahun, setelah dolar melemah dari level tertinggi sembilan bulan dan karena investor berhenti sejenak untuk menilai arah kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,8 persen menjadi $ 1,231.41 per ons dan berada di level $ 1,227.69 pada pukul 09:57 pagi di Singapura, menurut Bloomberg. Logam telah melonjak dari kerugian 4,4 persen sejak pemilu, penurunan terbesar dalam tiga hari sejak Juli tahun lalu. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,2 persen setelah ditutup pada level tertinggi sejak Februari, pada Senin kemarin.

kemerosotan emas ke level terendah lima bulan muncul karena investor menilai janji Trump untuk memotong pajak dan menghabiskan ke sektor infrastruktur sebagai hal positif untuk pertumbuhan dan inflasi, yang dapat menyebabkan percepatan laju kenaikan suku bunga dalam perekonomian terbesar di dunia. Sekarang pedagang melihat peluang kenaikan pada pertemuan Federal Reserve tanggal 13-14 Desember sebesar 92 persen.

Namun, logam mungkin telah jatuh terlalu cepat, menurut sinyal teknis. Pada hari Senin, indeks kekuatan relatif 14-hari emas, yang mengukur momentum, di bawah tanda 30 yang menunjukkan telah oversold. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://economy.okezone.com