PT Best Profit Futures Surabaya

Dahlan Resmikan Proyek Pabrik Semen Padang Rp 3,5 Triliun

Best Profit Futures –  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akan melaksanakan peletakan batu pertama (ground breaking) proyek Indarung VI PT Semen Padang.

Peletakan batu pertama tersebut rencananya turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Seremoni tersebut sekaligus menandai dimulainya pembangunan fisik

proyek yang menghabiskan dana investasi mencapai Rp 3,5 triliun. (Best Profit Futures)

Direktur Utama Semen Padang, Munadi Arifin mengatakan pembangunan proyek Indarung VI

ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas produksi semen perusahaan sebesar 3 juta ton semen setiap tahunnya.

Semen Padang sendiri saat ini telah memiliki 5 pabrik yang beroperasi

dengan kapasitas total mencapai 5,24 juta ton klinker (semen setengah jadi) atau setara 6,5 juta ton semen.

Selain itu, tahun ini juga akan mulai beroperasi grinding plant atau cement mill

di Dumai Sumatera Utara yang juga akan mendongkrak kapasitas produksi perseroan hingga 1 juta ton per tahun. (Best Profit Futures)

“Ini berarti dengan dibangunnya pabrik Indarung VI, kapaistas PT Semen Padang akan meningkat menjadi 10,5 juta ton per tahun,” kata Munadi di Pabrik Semen Padang, Padang, Senin (26/5/2014).

Sejalan dengan peningkatan tersebut, diharapakan akan turut meningkatkan pangsa pasar perusahaan yang selama ini menjangkau wilayah barat Indonesia dan Asia Tenggara.

“Di Sumatera demand semen tumbuh 1,5% dan market share (pangsa pasar)

kita 45%. Kita inginkan market share kita lebih besar lagi,” ujar dia,” tutur dia. (Best Profit Futures)

Emas jatuh ke level terendah lima bulan, memperpanjang penurunan pekan lalu setelah pemilihan presiden karena dolar menguat terhadap ekspektasi yang tinggi untuk peningkatan suku bunga di AS

Bullion untuk pengiriman segera turun sebanyak 1,1 persen menjadi $ 1,213.81 per ons, level terendah sejak 3 Juni, dan berada di $ 1,217.19

pada pukul 09:15 pagi di Singapura, menurut Bloomberg. Logam telah kehilangan 5,9 persen pekan lalu, terbesar sejak Juni 2013.

Emas memiliki minggu yang volatil setelah pemilu yang mengejutkan dari Donald Trump melihat harga melonjak terhadap permintaan haven,

hanya akan merosot ketika investor menurunkan risiko ke pasar. Fokusnya sekarang kembali pada tingkat suku bunga AS,

dengan probabilitas 84 persen dari persentase poin kenaikan kuartalan pada pertemuan Federal Reserve tanggal 13-14 Desember,

menurut fed funds futures. Indeks Bloomberg Spot Dollar naik 0,4 persen. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://finance.detik.com