PT Best Profit Futures Surabaya

Dahlan Dapat Tantangan dari Petinggi OJK

Best Profit Futures PT Asuransi Jiwasraya (Persero) berhasil menyelesaikan utangnya kepada pemegang polis sebesar Rp 6,7 triliun.

Perseroan dapat menyelesaikan utang tersebut dalam waktu empat tahun sejak 2009 hingga akhir 2013.

Dewan Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Zaelani menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.

Iya berharap, prestasi Jiwasraya tidak berhenti sampai di situ.

Iya menantang jajaran direksi Jiwasraya untuk menguasai pasar premi di Indonesia.

Bilak tidak berhasil dalam tiga tahun, maka direktur utama Jiwasraya berani untuk mengundurkan diri. (Best Profit Futures)

“Saya kasih tantangan Pak Dahlan (Menteri BUMN), kalau 3 tahun kita kasih target, kalau gagal direksinya diganti, meskipun waktu periodenya sudah habis,

tetapi memang harus diberikan target,” kata Firdaus di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Senin (13/10/2014). (Best Profit Futures)

Ia mengatakan, saat ini 60% pasar premi di Indonesia masih dikuasai oleh perusahaan joint venture yang merupakan badan usaha Indonesia.

“Banyak yang menyayangkan hal itu, meskipun perusahan joint venture masih merupakan badan usaha Indonesia,” sambungnya.

Ia optimistis manajemen dapat mencapai target tersebut dengan modal berupa kantor perwakilan dan kantor cabang yang ada hampir di seluruh wilayah di Indonesia.

Menurutnya dengan modal tersebut, Jiwasraya dapat mengkombinasikannya dengan menciptakan produk yang lebih mengena ke masyarakat.

“Oleh itu peran Jiwasraya diharapkan dapat menguasai kembali seperti pada tahun 1990-an,

Jiwasraya memiliki potensi itu, karena memiliki cabang yang banyak, dan SDM yang cukup.

Harus juga bisa menghasilkan produk inovatif yang mengkombinasikan dengan kearifan lokal. Jadi mengena ke masyarakat,” tutupnya.

 (Best Profit Futures)

Emas berjangka menetap lebih rendah pada hari Senin karena dolar AS menyentuh 8 bulan tertinggi di tengah data yang menunjukkan bahwa laju

pertumbuhan antara produsen Amerika lebih baik dari yang diharapkan pada bulan Oktober.

Emas untuk pengiriman Desember turun $ 4, atau 0,3%, untuk menetap di $ 1,263.70 per ons. Penutupan terendah sejak 18 Oktober, menurut data dari FactSet.

Harga dihitung dari keuntungan sekitar 1% pada minggu lalu.

Sementara itu perak untuk pengiriman Desember menguat 11,1 sen, atau 0,6%,

ke $ 17,604 per ons setelah mengakhiri pekan lalu dengan kenaikan sempit sekitar 0,3%.

Indeks yang mengukur seberapa cepat produsen Amerika tumbuh mengalami rebound pada bulan Oktober dari tiga bulan terendah, (Best Profit Futures)

berpotensi mendapatkan kuartal keempat turun ke awal yang baik bagi perekonomian AS.

IHS Markit mengatakan flash index naik ke angka 53,2 pada bulan lalu dari 51,5 pada bulan September.

Data tersebut membantu Indeks dolar AS ICE menyentuh level tertinggi dalam delapan bulan terakhir,

dengan indeks tersebut naik 0,1% oleh settlement emas, berada di 98,794 setelah level tertingginya di 98,846. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://finance.detik.com