PT Best Profit Futures Surabaya

Daftar Menteri Inisial M di Kabinet Jokowi, Siapa Di-reshuffle? | lt 11 Graha Bukopin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi mengenalkan 6 menteri barunya dalam reshuffle kabinet pertama Jokowi-Maruf untuk Kabinet Indonesia Maju.

Jakarta – Inisial M dikabarkan menjadi anggota kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bakal kehilangan posisi. Siapa saja menteri dan anggota Kabinet Indonesia Maju yang berinisial M?

Setidaknya ada empat anggota kabinet Jokowi yang berinisial M. Berikut rinciannya:

1. Menko PMK Muhadjir Effendi
2. Menko Polhukam Mahfud Md
3. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi
4. Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko

Dari keempat nama itu, nama Moeldoko menjadi yang paling banyak dibicarakan di tengah isu reshuffle kabinet. Hal itu tak lain karena manuver Moeldoko terkait Partai Demokrat.

Doktor politik lulusan University of Queensland, Australia, Ahmad Khoirul Umam, mendorong agar Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko di-reshuffle. Umam tak setuju dengan langkah Moeldoko dalam konflik Partai Demokrat.

“Manuver politik Moeldoko terkait pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang menabrak etika dan logika berdemokrasi itu terbukti telah menyeret nama baik Istana Presiden dan sejumlah pejabat tinggi negara,” kata Umam dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).

Sementara itu, tiga anggota lainnya jarang masuk dalam daftar menteri yang layak di-reshuffle. Misalnya dalam survei terbaru yang dirilis Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO).

Mahfud Md justru menjadi salah satu menteri yang kinerjanya dinilai memuaskan. Sementara itu, Muhadjir Effendi dan Muhammad Lutfi, meski tak masuk dalam daftar menteri yang kinerjanya memuaskan, juga tak ada dalam daftar menteri yang layak diganti.

Kendati demikian, Kementerian PMK yang dipimpin Muhadjir Effendi dinilai kerap dikaitkan dengan partai lainnya yang kerap diisukan akan bergabung, yakni PAN.

“Di luar itu, jikapun ada isu reshuffle, sangat terkait dengan santernya PAN yang bakal bergabung dengan koalisi Jokowi. Nama Kementerian PMK dan Kementerian Perhubungan kerap dikaitkan jika PAN jadi bergabung,” sebut Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno kepada wartawan, Kamis (15/4).

 

Sumber : Detik.com