PT Best Profit Futures Surabaya

Bursa Tokyo Dibuka Lebih rendah Ditengah Yen yang Lebih Kuat

Bestprofit
Bestprofit Bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Kamis dengan menurunnya sektor eksportir karena penguatan mata uang yen ditengah komentar dari Presiden AS Donald Trump bahwa dolar itu “terlalu kuat”.

Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,90 persen atau 167,11 poin, ke level 18,385.50 pada awal perdagangan, sedangkan Indeks Topix dari semua bagian pertama melemah 0,91 persen atau 13,39 poin ke level 1,466.15. (Bestprofit)

Sedangkan Saham Hong Kong hentikan penurunan 4 hari beruntun

Saham Hong Kong menghentikan penurunan beruntun empat harinya hari Rabu seiring investor mengalihkan perhatian mereka ke saham

yang bisa mendapatkan keuntungan dari rencana Beijing untuk mengintegrasikan ekonomi yang lebih kuat dari Cina selatan, Hong Kong dan Macau. (Bestprofit)

Indeks Hang Seng memulihkan kembali penurunan awal dan berakhir 0,9 persen

lebih tinggi di level 24,313.50 poin, sedangkan Hong Kong Indeks China Enterprises naik 0,4 persen ke level 10,208.31.

Rencana integrasi ekonomi Cina untuk Guangdong-Hong Kong-Macau Great Bay Area, diumumkan Selasa malam, mengirim saham

operator pelabuhan dan pengembang di kawasan tersebut melompat\, kata Alex Wong, direktur di Ample Finance Group. (Bestprofit)

Pasar menunjukkan sedikit respon terhadap data inflasi yang dirilis Rabu pagi, yang menunjukkan inflasi harga produsen China melesu untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan pada bulan Maret.

Sementara beberapa analis mengatakan inflasi harga produsen tampaknya telah mencapai puncaknya, mereka diharapkan untuk tetap tinggi untuk beberapa waktu ke depan, terus mendukung keuntungan bagi sektor industri.

Harga logam non-ferrous di Shanghai jatuh ke tiga bulan terendah dan harga batubara merosot hampir 7 persen pada penutupan.

Hampir semua sektor menguat, dengan saham teknologi memimpin keuntungan.

Selain itu Saham AS Ditutup Melemah Seiring Berlanjutnya Masalah Geopolitik

Saham AS jatuh untuk hari kedua pada Rabu ini, karena kekhawatiran geopolitik yang masih terus berlangsung membebani sentimen investor.

Pertanyaan atas strategi pemerintah AS di Suriah dan bagaimana Presiden Donald Trump

berencana untuk menetralisir ambisi nuklir Korea Utara yang menjadi pertimbangan investor.

Indeks S & P 500 turun 8 poin, atau 0,4%, menjadi ditutup pada 2344 sementara Dow Jones Industrial Average merosot 61 poin, atau 0,3%, menjadi berakhir pada 20.590.

Sementara indeks Nasdaq Composite turun 30 poin, atau 0,5%, menjadi ditutup pada 5836. (Bestprofit)

Sumber: MarketWatch