PT Best Profit Futures Surabaya

Bursa saham Tokyo dibuka lebih tinggi seiring penurunan yen berlanjut

PT BestProfit
PT Bestprofit Bursa saham Tokyo mengawali hari lebih tinggi pada hari Jumat, menjalani delapan hari kenaikan, menyusul penurunan lebih lanjut yen terhadap dolar mengangkat saham eksportir.

Indeks acuan Nikkei 225, yang ditutup di level satu tahun tertinggi terbaru segar pada hari Kamis, menguat 0,74 persen, atau 141,85 poin, ke level 19,415.64 dalam beberapa menit pertama perdagangan.

Sementara itu, indeks Topix naik 0,63 persen, atau 9,76 poin ke level 1,552.48.

Sedangkan Saham HK Berakhir Di Level Terendahnya 4-Bulan Pasca Pengetatan The Fed

Saham-saham Hong Kong merosot ke level terendahnya empat bulan, mengikuti pasar Asia, setelah The Fed AS menaikkan suku bunga dan proyeksi alur suku bunga (PT Bestprofit)

Indeks acuan Hang Seng memperpanjang kerugian awal untuk berakhir turun 1,8 persen,

di 22,059.40 poin. Sementara indeks Hong Kong China Enterprises turun 2,3 persen, ke 9,479.16 poin.

Pasar telah memberikan peluang di seperempat poin untuk kenaikan suku bunga AS,

namun investor panik setelah The Fed memproyeksikan tiga kenaikan untuk tahun depan, naik dari dua sebelumnya,

menunjukkan jalan pengetatan yang lebih agresif. (PT Bestprofit)

Selain itu Saham AS Berakhir Lebih Tinggi; Dow Dibawah Level 20.000

Saham AS berakhir lebih tinggi pada hari Kamis seiring para investor bersiap karena Federal Reserve menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Indeks S & P 500 naik 8,74 poin atau 0,4 %, ke level 2,262.02. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 59,85 poin atau 0,3 %, ke level 19,852.38,

meninggalkannya sedikit di bawah dari 20.000 yang dicapai menyentuh rekornya. (PT Bestprofit)

Saham keuangan memimpin kedua untuk Indeks S & P 500 dan Dow, dengan Goldman Sachs Group dan J.P. Morgan Chase & Co melihat keuntungan terbesar pada indeks blue-chip.

Indeks Nasdaq Composite naik 20,18 poin atau 0,4 %, ke level 5,456.85.

The Fed menaikkan suku bunga pada hari Rabu untuk kedua kalinya sejak krisis keuangan.

Hal ini juga merilis sejumlah proyeksi baru pada perekonomian yang menunjukkan sejumlah pejabat The Fed percaya bank

sentral akan menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali pada tahun 2017, naik dari dua kali dalam perkiraan sebelumnya. (PT Bestprofit)

Sumber : Market Watch