PT Best Profit Futures Surabaya

Bursa Saham Jepang Dibuka Lebih Rendah

Best Profit
Best Profit Saham-saham di Tokyo dibuka melemah pada hari Jumat ini dengan penurunan pada saham energi pasca keputusan OPEC untuk tidak memperbesar pemangkasan produksi yang mengecewakan investor.

Indeks acuan Nikkei 225 melemah 0,11 persen atau 22,43 poin menjadi 19.790,70 pada awal perdagangan, sementara indeks

Topix dari semua saham papan utama turun 0,08 persen, atau 1,29 poin menjadi 1.577,13. (Best Profit)

Sedangkan Saham AS Naik Ke Rekornya; Minyak tergelincir

Saham AS naik ke rekor baru di tengah optimisme Federal Reserve yang tidak akan bergerak terlalu cepat untuk pengetatan kebijakan moneternya karena tingkat pertumbuhan ekonomi masih melesu.

Minyak turun dari level tertinggi lima pekan setelah OPEC memperpanjang rencana untuk membatasi produksi tanpa memperdalam pemangkasan. (Best Profit)

Indeks S&P 500 mendorong reli terpanjangnya sejak Februari hingga enam hari karena saham konsumen dan saham teknologi menguat di tengah data laba.

Dolar menguat menjelang momentum the Fed, yang membuat beberapa keraguan mengenai laju kenaikan suku bunga namun mengkonfirmasi kemungkinan kenaikan bulan Juni.

Minyak mentah AS turun karena Arab Saudi menandakan pemangkasan tidak akan masuk lebih dalam dari perkiraan. Pound jatuh setelah data output yang mengecewakan. (Best Profit)

Indeks S&P 500 naik 0,2% pada pukul 9:31 pagi di New York, menuju kenaikan keenam beruntun.

Dow Jones Industrial Average naik menjadi 21.060 karena turun pada rekor penutupan 1 Maret.

Indeks Stoxx Europe 600 sedikit berubah, sementara ekuitas emerging market menguat 1%.

Selain itu Bursa AS Siap Untuk Kemenangan Beruntun Keenam

Bursa saham AS pada hari Kamis terlihat di jalur untuk mencapai kenaiakan sesi keenam mereka berturut-turut, dibantu sebagian oleh pendapatan pelopor teknologi HP yang mendorong pasar perdana. (Best Profit)

Keuntungan tersebut menempatkan S&P 500 pada laju untuk rekor baru, bahkan dengan harga minyak

yang turun karena para pedagang mengikuti pertemuan produsen utama yang sangat dinanti.

indeks S&P 500 berjangka berada di 7,10 poin, atau 0,3% menjadi 2.409,00, sementara Dow Jones Industrial Average berjangka menambahkan 74 poin, atau 0,4% menjadi 21.059. Sementara Nasdaq-100 berjangka naik 18,75 poin atau 0,3% menjadi 5.750,00.

Pada hari Rabu, S&P naik 0,3% dan ditutup pada rekor, sementara Dow dan Nasdaq Composite keduanya menguat 0,4% dan mencatat kenaikan tertinggi kedua mereka.

Pergerakan yang lebih tinggi terjadi karena Federal Reserve mengisyaratkan bahwa sebagian besar

pembuat kebijakannya tetap teguh menaikkan suku bunga pada pertemuan mereka bulan depan. (Best Profit)

Sumber: MarketWatch