PT Best Profit Futures Surabaya

Bursa Saham Eropa Ditutup Turun Ke Tiga Minggu Terendah

Best Profit
Best Profit Futures – Saham Eropa turun untuk hari kedua seiring pemberi pinjaman memperpanjang penurunan,

para investor mengkaji laba perusahaann yang bervariasi, dan harga minyak mentah membebani perusahaan minyak.

Best Profit Futures – Commerzbank AG membantu menyeret saham bank dengan kinerja terburuk dari 19 kelompok industri pada Indeks Stoxx 600 Eropa,

jatuh 9,2 % setelah bank terbesar kedua di Jerman membatalkan target laba mereka untuk tahun ini, yang memperkirakan penurunan laba. Total SA dan Royal Dutch Shell Plc melemah setidaknya 1,5 %,

perusahaan minyak terkemuka berada di level terendah setelah harga minyak mentah turun ke pasar bearish pada hari Senin.

Saham Volkswagen AG merosot 5 %, penurunan di antara saham yang terkait perusahaan mobil terkemuka setelah

Korea Selatan melarang penjualan semua jenis mobil dan kondisi Bavaria mengancam akan menuntut atas skandal kecurangan emisi.

Indeks Stoxx 600 turun 1,3 % ke level 335,47 pada penutupan perdagangan.

Saham tersebut kemarin melemah terkait skeptisisme investor dibayangi hasil stress-test yang menunjukkan sebagian besar bank-bank daerah akan terus meningkatkan modal walaupun dalam situasi krisis. (Best Profit Futures)

Sedangkan Konstruksi Inggris Berkontraksi di Laju Tercepat dalam 7 Tahun

Kontruksi Inggris mengalami penyusutan terbesar sejak krisis keuangan pada bulan Juli, dengan perusahaan menyebutkan ketidakpastian terkait dengan Brexit yang membuat pelemahan berlanjut.

Markit Economics mengatakan Purchasing Managers Index nya untuk kegiatan konstruksi merosot menjadi 45,9 dari angka 46 pada bulan Juni.

Angka itu merupakan yang terendah sejak Juni 2009, di saat ekonomi terakhir kali merasakan resesi. Ketiga sektor “ baik perumahan, teknik komersial dan sipil “

membukukan angka dibawah bacaan 50, yang menandakan kontraksi.

Survei diperoleh seiring pembuat kebijakan Bank of England bertemu untuk membahas prospek dan mempertimbangkan stimulus yang mungkin mereka butuhkan untuk menopang perekonomian.

Laporan Markit pada hari Senin menunjukkan data manufaktur merosot melebihi perkiraan pada bulan lalu.

Pembacaan akhir untuk jasa pada bulan Juli dijadwalkan dirilis pada hari Rabu.

“Perusahaan sering menyebutkan ketidakpastian ekonomi yang sedang berlangsung memliki dampak negatif material terhadap order books mereka,”

kata Markit Economist Tim Moore. “Secara khusus, responden survei mencatatkan peningkatan risiko dan pengeluaran investasi yang lebih rendah di antara para klien.”

Indeks konstruksi Juli berada lebih kuat dari pembacaan 44 yang diperkirakan para ekonom. Markit mengatakan ada beberapa laporan bahwa permintaan itu “lebih kuat dari yang diharapkan mengingat prospek bisnis yang sedang tidak menentu.” Ada juga tanda-tanda bahwa penurunan tajam dalam sterling mendorong biaya impor-bahan.

Komite Kebijakan Moneter BOE akan mengumumkan keputusannya pada hari Kamis, dan analis mengantisipasi pemotongan suku bunga bersama dengan beberapa langkah-langkah tambahan untuk mendukung permintaan.

Sumber: Bloomberg