PT Best Profit Futures Surabaya

Bursa Jepang Turun Dari Empat Bulan Tertinggi Akibat Penguatan Yen

Best Profit
Best Profit Futures – Bursa saham Jepang turun dari level tertinggi dalam empat bulan terakhir setelah yen menguat untuk hari kedua dan minyak mentah menghentikan keuntungan.

Indeks Topix turun 0,9 persen menjadi 1,344.26 pada pukul 09:03 pagi di Tokyo pada hari Rabu,

dengan saham keuangan dan eksportir menjadi penyeret terbesar pada indeks.

Nikkei 225 merosot 0,9% menjadi 16,872.28.

Yen menguat karena dolar melemah di tengah awal yang lemah untuk musim laporan pendapatan di AS.

Minyak turun dari level tertinggi dalam lebih dari satu tahun setelah produsen terbesar Rusia mengatakan tidak akan mengurangi produksi,

memberikan keraguan atas kesediaan negara tersebut untuk bergabung dengan upaya OPEC untuk menstabilkan harga.(Best Profit Futures)

Minyak mentah bertahan di atas $ 50 setelah pada hari Selasa turun 1,1 persen. Rosneft PJSC mengatakan tidak akan mengurangi produksi, menurut Reuters.

Presiden Vladimir Putin sebelumnya mengatakan negaranya akan bergabung dengan Organisasi Negara Pengekspor Minyak dalam pembekuan atau memotong pasokan.

Pesanan mesin Jepang untuk bulan Agustus menyusut 2,7 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya,

menurut data yang dirilis oleh Kantor Kabinet, mengalahkan perkiraan ekonom untuk penurunan sebesar 4,7 persen. (Best Profit Futures)

Sedangkan Profit Taking Bebani Bursa Hong Kong Pasca Reli Kuatnya

Saham Hong Kong turun lebih dari 1 persen pada hari Selasa seiring investor mengambil keuntungan setelah rally yang kuat selama beberapa bulan terakhir.(Best Profit Futures)

Seiring dibukanya kembali perdagangan setelah hari libur Senin, indeks Hang Seng turun 1,3 persen untuk ditutup di level 23,549.52 poin,

sedangkan Indeks China Enterprises kehilangan 1,2 persen untuk mengakhiri hari di level 9,804.47.

Pasar Hong Kong membukukan kenaikan kuartalan terbesar dalam tujuh tahun pada bulan Juli-September, dengan melompat sebanyak 12 persen.

Banyak investor mengharapkan perdagangan volatile kuartal ini seiring meningkatnya tekanan dari profit taking.

Sebagian besar sektor jatuh pada hari Selasa, dengan saham properti memimpin penurunan dikarenakan kembali bertambahnya jumlah

kota di Cina yang memberlakukan pembatasan pembelian rumah menyusul meningkatnya risiko harga.

Berlawanan dengan tren, Alibaba Pictures Group Ltd, unit film miliarder Cina Jack Ma Alibaba Group,

naik 3 persen ke level lima pekan tertinggi setelah mengatakan akan bermitra dengan Steven Spielberg Amblin Partners.(Best Profit Futures)

Sumber : Reuters