PT Best Profit Futures Surabaya

Bursa Asia Melemah Usai Komentar Janet Yellen

Best Profit
Best Profit Futures – Bursa saham Asia di luar Jepang anjlok setelah Gubernur Bank Federal, The Federal Reserve Janet Yellen sinyal untuk menaikkan suku bunga semakin kuat.

Sementara saham di Tokyo naik karena pelemahan yen dan Gubernur Bank of japan berjanji untuk menambahkan stimulus jika dibutuhkan.

MSCI Asia Pacific di luar Jepang jatuh 0,8 persen pada pukul 09.12 waktu Tokyo, setelah penurunan back to back pertama pada pekan ini sejak Juni. (Best Profit Futures)

Di pertemuan Jackson Hole, Yellen mengatakan pada Jumat kemarin bahwa sinyal untuk menaikkan suku bunga. Di satu sisi dia masih menutup rapat kapan penyesuaian suku bunga itu akan terjadi,

Wakil Presiden the Fed Stanley Fischer mengatakan bahwa masih ada kemungkinan untuk menaikkan suku bunga.

“Akan ada tekanan rendah di pasar,” kata Michael McCarthy, Kepala Strategis di CMC market, Sydney dilansir dari Bloomberg, Senin (Best Profit Futures).

Indeks Topix naik 2,2 persen, paling besar sejak Juli. Yen menderita kerugian harian terbesar pada lebih dari 6 pekan pada Jumat,

setelah Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda berjanji untuk melonggarkan kebijakan lebih jauh, bila dibutuhkan. Menanggapi komentar dari Yellen, bahwa dia akan mendukung stimulus ekonomi itu tanpa keraguan.

Indeks Korea Selatan Kospi turun 0,5 persen. Australia S&P/ASX 200 turun 0,1 persen. Kemudian New Zealand NZX 50 hanya berubah sedikit. Sementara pasar di China dan Hong Kong belum dibuka.

Sedangkan Bursa Saham Asia Sambut Positif Sinyal The Fed

Sebagian besar bursa saham Asia menguat pada perdagangan saham Kamis pekan ini dengan indeks saham acuan regional bergerak reli pada Oktober.

Penguatan bursa saham Asia ini didorong sinyal bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve bersiap untuk segera menaikkan suku bunganya pada Desember.

Indeks saham MSCI Asia Pasifik menguat tipis 0,1 persen menjadi 135,33 pada pukul 09.04 waktu Tokyo. Indeks saham acuan regional ini telah naik 9,3 persen sepanjang Oktober.

Penguatan indeks saham ini merupakan yang terbaik sejak Mei 2009.(Best Profit Futures)

Sumber : liputan6.com