PT Best Profit Futures Surabaya

Bolt Jamin Kecepatan Minimum 15-20 Mbps

BEST PROFIT FUTURES – Mengusung nama LTE 4G, nyatanya masih banyak pengguna Bolt yang mengeluhkan kecepatan yang naik-turun di berbagai lokasi.

Menjawab tantangan tersebut, Bolt pun berjanji akan memberikan standar kecepatan minimum.

Devid Gubeni, Chief Technology Officer Bolt mengatakan peningkatan kualitas jaringan yang tengah digeber oleh

Bolt menargetkan kecepatan minimum 15-20 Mbps yang akan dirasakan pelanggan di lokasi manapun yang ter-cover.

Bahkan di beberapa titik Devid membanggakan kecepatan Bolt yang tela menyodorkan kecepatan lebih dari 30 Mbps.

Devid juga mengungkap investasi Bolt yang mencapai puluhan juta dolar untuk memungkinkan hal tersebut.

“Bolt menginvestasikan sebesar USD 70 juta untuk menyodorkan hal tersebut dengan melakukan penambahan

2000 BTS dan peluncuran produk modem terbaru yang menawarkan kecepatan lebih tinggi,” ujarnya. (Best Profit Futures)

Bolt sendiri berniat menginvestasikan hingga USD 500 juta untuk pengembangan jaringan 4G LTE miliknya di Indonesia. Ditambahkan Liryawati, Chief marketing Officer Bolt,

investasi yang dilakukan saat ini baru sebagian kecil dari total investasi yang rencananya akan terus digelontorkan Bolt hingga tahun 2015 mendatang.

Meski kedua petinggi Bolt tersebut belum mau menjelaskan rencana penggunaan investasi

tersebut ke depannya, namun rencana peluasan jaringan

Bolt yang bakal merambah wilayah Banten kemungkinan menjadi salah satu sasarannya.

“Setelah seluruh Jabodetabek ter-cover, kami memang berencana untuk merambah wilayah Banten,” ujar Devid di Hotel Morrissey, Jakarta. (Best Profit Futures)

Emas jatuh ke level terendah lima bulan, memperpanjang penurunan pekan lalu setelah pemilihan presiden karena dolar menguat terhadap ekspektasi yang tinggi untuk peningkatan suku bunga di AS

Bullion untuk pengiriman segera turun sebanyak 1,1 persen menjadi $ 1,213.81 per ons, level terendah sejak 3 Juni, dan berada di $ 1,217.19 pada pukul 09:15 pagi di Singapura, menurut Bloomberg.

Logam telah kehilangan 5,9 persen pekan lalu, terbesar sejak Juni 2013.

Emas memiliki minggu yang volatil setelah pemilu yang mengejutkan dari Donald Trump melihat harga melonjak terhadap permintaan haven, hanya akan merosot ketika investor menurunkan risiko ke pasar.

Fokusnya sekarang kembali pada tingkat suku bunga AS, dengan probabilitas 84 persen dari persentase poin kenaikan kuartalan pada pertemuan

Federal Reserve tanggal 13-14 Desember, menurut fed funds futures. Indeks Bloomberg Spot Dollar naik 0,4 persen.

Sumber dari http://inet.detik.com