PT Best Profit Futures Surabaya

BI Gandeng Bareskrim Pantau Transaksi Valas

Best Profit Futures –  Bank Indonesia (BI) menjalin kerja sama dengan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri) dalam kegiatan usaha penukaran valuta asing (Kupva).

Pasalnya, hal ini dilakukan guna mencegah dugaan tindak pidana di bidang sistem pembayaran.

Gubenur BI Ronald Waas dan Kepala Bareskrim Polri Suhardi Alius menandatangani pedoman kerja tata cara pelaksanaan

penanganan dugaan tindak pidana di bidang sistem pembayaran dan kegiatan usaha penukaran valuta asing (Kupva).

“Penegakan hukum di bidang penukaran valuta asing ini sangat penting, mengingat bisnis ini merupakan salah satu jenis usaha yang rawan untuk disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,”

ujar Deputi Gubenur BI Ronald Waas saat ditemui diacara ‘Penandatanganan MoU

kerjasama BI-Polri di bidang sistem pembayaran’ di Gedung BI, Jakarta, Rabu (24/9/2014).(Best Profit Futures)

Dirinya mengatakan, segala bentuk penyalahgunaan dapat meliputi sarana pencucian uang dan pendanaan teroris, perdagangan narkotik

hingga penyeludupan yang disamarkan seolah-olah bersumber dari bisnis tukar menukar valuta asing.

“Pedoman kerja ini nantinya berupa transfer dana, alat pembayaran menggunakan kartu (APMK),

uang elektronika dan jasa pengelolaan uang rupiah serta Kupva,” jelasnya.

Dirinya juga mengatakan kerjasama ini akan berlangsung di seluruh wilayah Indonesia dan upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana sistem pembayaran dan Kupva.

“Sehingga diharapkan upaya penanganan dugaan tindak pidana di bidang sistem pembayaran dan Kupva ke depan dapat berjalan lebih lancar dan efektif.

Sehingga dalam memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat dapat terwujud aman,” tutupnya.

 (Best Profit Futures)

Saham China melemah pada hari Kamis ini, membalikkan beberapa kerugian pada sesi pagi, sementara investor tetap berhati-hati dalam

menghadapi perlambatan pertumbuhan laba industri, pelemahan yuan yang masih berlangsung,

dan tumbuhnya kekhawatiran atas ketatnya likuiditas.

Indeks CSI300 blue-chip turun 0,3 persen, ke 3,345.70, sementara indeks (Best Profit Futures)

Shanghai Composite turun 0,1 persen ke 3,112.35 poin.

Kepercayaan investor dalam pemulihan ekonomi China digoyahkan oleh data yang menunjukkan keuntungan dalam perusahaan industri China tumbuh sebesar 7,7 persen di September,

melambat tajam dari kecepatan 19,5 persen bulan sebelumnya terkait beberapa sektor yang terpengaruh oleh lemahnya aktivitas.(Best Profit Futures)

Sumber dari http://economy.okezone.com/