PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Warga Inggris Raya Buta Rambu Lalu Lintas Prancis

Best Profit Futures – Tim nasional Inggris dan Wales telah memastikan diri berlaga di pesta sepak bola EURO 2016. Para pendukung pun menyambut dengan cara nonton langsung ke Prancis.

Menurut survei dari situs insurance4carhire, satu dari lima pendukung timnas Inggris akan menggunakan motor atau menyewa mobil

untuk menonton pertandingan di babak penyisihan yang digelar pada tiga stadion berbeda.

Para penonton dari Inggris datang berbondong-bondong membawa mobil pribadi melewati jalur darat dan menyeberangi selat Channel. Ternyata, cara murah meriah ini menimbulkan masalah baru dari sisi pemahaman lalu lintas. (Best Profit Futures)

Dilansir Mirror, ‘Tamu musiman’ ini belum tidak mengetahui batas kecepatan maksimum di jalan tol Prancis yang mencapai 129 km/jam.

Mereka akan makin kebingungan karena minimnya rambu di Le Highway Code. Mereka juga akan kesulitan saat menyeberangi Selat Channel karena banyak rambu yang telah berkarat.

Dua pertiga pendatang dari Inggris Raya tidak mengetahui bila di Prancis wajib membawa breathalyser di dalam mobil. Breathalyser merupakan alat untuk mendeteksi kadar alkohol melalui nafas.

Konyolnya, seperlima pengemudi asal Inggris yang masuk ke Prancis gagal paham kamera untuk merekam kecepatan kendaraan dianggap sebagai WiFi router.

Sejumlah tiga perempat dari mereka juga bingung terhadap rambu jalan ditutup dari dua arah. Lebih mengkhawatirkan lagi, rambu untuk jalan tol di Prancis disalahartikan sebagai tanda berhenti.

Minyak rebound dari level terendahnya dalam lebih dari sebulan setelah sebuah pertempuran menghentikan apa

yang menjadi pengiriman minyak mentah pertama dari terminal ekspor Ras Lanuf Libya sejak tahun 2014.

Minyak berjangka naik sebanyak 1,6 persen di New York setelah kehilangan 2 persen pada Jumat lalu. Kapal tanker Seadelta ditangguhkan pemuatannya setelah dimulainya pertempuran hari

Minggu kemarin antara unit Fasilitas Petroleum Garda lokal dan pasukan yang setia kepada komandan militer yang berbasis di timur-Khalifa Haftar.

OPEC dapat mengadakan pertemuan luar biasa jika menteri-mentri mencapai konsensus pada pertemuan informal minggu depan, Sekretaris Jenderal Mohammed Barkindo mengatakan, menurut Aljazair Press Service.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober, yang berakhir Selasa, naik sebanyak 69 sen ke $ 43,72 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 43,63 pada 08:25 pagi di Hong Kong.

Kontrak turun 88 sen untuk berakhir di $ 43,03 per barel pada hari Jumat, penutupan terendahnya sejak 10 Agustus. Kontrak yang lebih aktif untuk November adalah sebesar 59 sen lebih tinggi pada $ 44,21 per barel.

Brent untuk pengiriman November menguat 69 sen, atau 1,5 persen, ke $ 46,46 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange.

Harga turun 82 sen, atau 1,8 persen, ke $ 45,77 per barel pada hari Jumat. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 2,17 untuk WTI pengiriman November.

Sumber : liputan6.com