PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Wall Street Cerah di Awal Pekan

Best Profit Futures – Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) ditutup naik pada perdagangan Senin awal pekan ini. Didorong oleh kenaikan saham sektor keuangan, dan melemahnya dolar.

Indeks Nasdaq mengalami rebound, meski saham Apple masih terus turun. Selain saham sektor keuangan, saham di sektor konsumer juga mengalami kenaikan. (Best Profit Futures)

Pleemahan dolar yang terjadi sedikit menghapus kerisauan, soal dampaknya terhadap penjualan perusahaan AS di luar negeri. Karena bila dolar menguat, barang produksi AS menjadi mahal untuk pasar ekspor.

“Sepertinya pelemahan dolar mengubah semuanya hari ini, dan orang-orang kembali membeli saham. Pelemahan dolar membantu perusahaan yang berbisnis di luar negeri,”

kata Analis, Bucky Hellwig, dilansir dari Reuters, Selasa (3/5/2016).

Pada perdagangan Senin, indeks Dow Jones naik 117,52 poin (0,66%) ke 17.891,16. Indeks S&P 500 naik 16,13 poin (0,78%) ke 2.081,43. Sementara indeks Nasdaq naik 42.24 poin (0,88%) ke 4.817,59.

Ada setiraknya 7,1 miliar lembar saham yang ditransaksikan.

Sama dengan rata-rata transaksi harian dalam 20 hari terakhir.

Saham-saham Hong Kong ditutup turun pada hari Jumat, turun lebih rendah oleh saham-saham keuangan dan tertekan akibat pelemahan arus masuk uang di China,

setelah investor mengambil keuntungan dari lonjakan pada hari sebelumnya yang dipicu oleh pendekatan Federal Reserve menaikkan suku bunga AS.

Indeks Hang Seng turun 0,3 persen, ke 23,686.48, sedangkan Indeks China Enterprises kehilangan 1,0 persen, ke 9,796.01 poin.

Tapi selama seminggu ini, Indeks Hang Seng telah naik 1,5 persen, sedangkan HSCE menguat 2,1 persen.

Sebagian besar sektor turun pada hari Jumat, dengan saham keuangan memimpin penurunan.

Keinginan telah terkekang oleh tanda-tanda bahwa suku bunga China di saham Hong Kong tiba-tiba melemah, setelah aliran yang kuat dan stabil selama bulan lalu.

Pada hari Jumat, hanya 500 juta yuan ($ 74.97 juta) yang mengalir ke Hong Kong dari China daratan melalui Shanghai-Hong Kong Stock Connect, atau hanya 5 persen dari kuota harian. Selama sebulan terakhir, sekitar 40 persen dari kuota rata-rata digunakan setiap hari.(Best Profit Futures)

Sumber : finance.detik.com