PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Uang Digital Belum Akan Gantikan Uang Kertas

Best Profit Futures – Perum Peruri menyatakan perkembangan uang digital tidak akan dengan mudah menggantikan penggunaan uang tunai (fisik) di masyarakat.

Direktur Utama Perum Peruri Prasetio mengatakan, saat ini permintaan uang fisik oleh Bank Indonesia masih stabil. Dalam satu tahun,

rata-rata permintaan cetak uang kertas sebanyak 9,5 miliar bilyet dan 2,1 miliar keping untuk uang logam.

“Saya rasa kebutuhan dengan uang yang diedarkan BI masih tumbuh karena negara kita banyak,

kebutuhan akan uang bersih,” ujar dia di Jakarta, Senin (Best Profit Futures).

Menurut dia, setidaknya permintaan akan uang kertas dan uang logam di dalam negeri masih akan stabil hingga 5 tahun mendatang.

Hal ini mengingat uang fisik masih diandalkan masyarakat dalam bertransaksi sehari-hari. (Best Profit Futures)

Perum Peruri menyatakan perkembangan uang digital tidak akan dengan mudah menggantikan penggunaan uang tunai (fisik) di masyarakat.

Direktur Utama Perum Peruri Prasetio mengatakan, saat ini permintaan uang fisik oleh Bank Indonesia masih stabil. Dalam satu tahun,

rata-rata permintaan cetak uang kertas sebanyak 9,5 miliar bilyet dan 2,1 miliar keping untuk uang logam.

“Saya rasa kebutuhan dengan uang yang diedarkan BI masih tumbuh karena negara kita banyak, kebutuhan akan uang bersih,” ujar dia di Jakarta, Senin (13/6/2016).

Menurut dia, setidaknya permintaan akan uang kertas dan uang logam di dalam negeri masih akan stabil hingga 5 tahun mendatang.

Hal ini mengingat uang fisik masih diandalkan masyarakat dalam bertransaksi sehari-hari.

Sedangkan Tingkat Pengangguran Di Australia Turun Karena Sedikit Orang Yang Mencari Kerja

Tingkat pengangguran Australia secara tak terduga turun pada bulan Agustus karena lebih sedikit orang mencari pekerjaan dan perekonomian kehilangan pekerjaan paruh waktu.

¢ Ketenagakerjaan turun 3.900 dari bulan Juli; ekonom memperkirakan kenaikan 15.000

¢ Tingkat pengangguran turun menjadi 5,6% dari 5,7%; perkiraan ekonom 5,7%

¢ Pekerjaan full-time naik 11.500; paruh waktu turun 15.400

¢ Tingkat Partisipasi, indeks angkatan kerja sebagai bagian dari populasi, turun 64,7% dari 64,9%; ekonom memprediksi 64,9%

Pelemahan yang mengejutkan adalah gebrakan bagi pembuat kebijakan yang telah membuat kemajuan dalam mendorong mempekerjakan melalui rekor tarif rendah dan pertumbuhan upah yang tenang.

Bank sentral telah menurunkan kebijakan sebanyak dua kali sejak Mei lalu karena mencoba untuk meningkatkan inflasi dan melemahkan mata uang lokal yang mulai bangkit kembali.

Aussie menguat sekitar 9 persen sejak pertengahan Januari lalu dan merugikan industri jasa yang seharusnya mengganti sektor pertambangan sebagai kunci pendorong pertumbuhan.(Best Profit Futures)

Sumber : liputan6.com