PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Terapresiasi 72 Poin, Rupiah Hijau Di Pasar Spot

Best Profit Futures – Kurs rupiah menembus Rp13.166 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Jumat (15/4/2016).

Data yang diterbitkan BI pada pagi ini menempatkan Jisdor pada Rp13.166 per dolar AS, terapresiasi 72 poin atau 0,54% dari posisi Rp13.238 pada Kamis (14/4/2016).

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg Dollar Index,

rupiah masih terpantau menguat 0,11% atau 15 poin ke level Rp13.165 pada pukul 10.01 WIB di pasar spot. (Best Profit Futures)

Penguatan nilai tukar rupiah sejalan dengan membaiknya harga minyak mentah dan harga komoditas pagi ini.

Harga minyak WTI kontrak Mei terpantau naik 0,39% ke US$41,66 pada pkl. 09.57 WIB. Di saat yang sama, patokan Eropa minyak

Brent untuk kontrak Juni juga terpantau menguat sebesar 0,34% ke US$43,99 per barel.

Saham Nikkei Jepang rata-rata turun ke level terndah 7-1/2 pekan pada Selasa pagi ini setelah saham AS terkoreksi, sementara investor

bersikap hati-hati menunggu debat presiden AS pertama antara Hillary Clinton dan Donald Trump.

Nikkei turun sebanyak 1,5% menjadi 16,299.84 pada awal perdagangan, setelah menyentuh serendah 16,285.41, yang merupakan level terendah sejak 5 Agustus

Indeks Topix melemah 1,5% menjadi 1,315.40 dan Indeks JPX Nikkei 400 turun 1,6% menjadi 11,780.70

Sentimen bisnis Jerman di bulan September naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun terakhir terkait tanda-tanda bahwa

kekhawatiran korporasi pelonggaran atas prospek ekonomi dan konsekuensi dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, menurut laporan dari lembaga Ifo yang berbasis di Munich pada hari Senin.

Indeks bisnis Jerman naik ke angka 109,5 dari revisi sebelumnya 106,3. Yang tertinggi sejak Mei 2014. Para ekonom memperkirakan berada di angka 106,3. (Best Profit Futures)

Indeks untuk kondisi saat ini meningkat menjadi 114,7, dan harapan untuk peningkatan menjadi 104,5.

Sentimen bisnis Jerman di bulan September naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun terakhir terkait tanda-tanda bahwa kekhawatiran

korporasi pelonggaran atas prospek ekonomi dan konsekuensi dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, menurut laporan dari lembaga Ifo yang berbasis di Munich pada hari Senin.

Indeks bisnis Jerman naik ke angka 109,5 dari revisi sebelumnya 106,3. Yang tertinggi sejak Mei 2014. Para ekonom memperkirakan berada di angka 106,3.

Indeks untuk kondisi saat ini meningkat menjadi 114,7, dan harapan untuk peningkatan menjadi 104,5. (Best Profit Futures)

Sumber : market.com