PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Safe Haven Yen Tetap Menguat Pada Hari Libur Jepang

Best Profit Futures – Yen memanjat semakin tinggi setelah investor berhamburan mencari aset-aset aman dalam penurunan harga minyak mentah dan sinyal

kekhawatiran Gubernur Federal Reserve akan kondisi ekonomi global. Investor

mengurangi investasinya dalam Dollar AS di tengah spekulasi Federal Reserve masih belum siap untuk menaikkan suku bunga setidaknya dalam waktu dekat. (Best Profit Futures)

Meskipun pasar Jepang sendiri tengah libur menyambut National Foundation Day, Yen tetap mampu menyentuh level tertinggi 15-bulan terhadap Dollar AS.

Dorongan peralihan dari aset-aset berisiko semakin meningkat setelah indeks Hong Kong, wadah favorit pilihan investor global untuk ikut serta dalam pasar keuangan China,

turun 3,9% tidak lama setelah investor Hang Seng kembali dari libur 3-hari hari raya Imlek.

Perdagangan minyak mentah ikut memperkuat minat investor pada aset safe haven dengan harganya yang kini menyentuh level terendah 12-tahun yang baru.

Investor tidak menggubris laporan penurunan suplai minyak mentah sebesar 800.000 barel

pada pekan lalu karena jauh lebih rendah dibandingkan peningkatan suplai sampai dengan 20 juta barel sejak awal tahun ini.

Saham-saham Jepang merosot, dengan indeks acuan menghapus gain September,

seiring meningkatnya sentimen atas gejolak pada perusahaan pemberi pinjaman Jerman Deutsche Bank AG yang terdengar di pasar global.

Indeks Topix turun 1,5% menjadi 1,322.95 pada istirahat perdagangan di Tokyo, menuju penurunan 0,5% bulan ini. saham New York yang terdaftar Deutsche Bank jatuh setelah

Bloomberg News melaporkan sekitar 10 hedge fund melakukan bisnis dengan kreditur telah bergerak untuk mengurangi eksposur keuangan mereka.

Penurunan mengikuti permintaan dari otoritas AS bahwa Deutsche Bank membayar $ 14 milyar untuk menyelesaikan klaim perusahaan menjual sekuritas berbasis securities mortgage.

Saham-saham Hong Kong merosot, memangkas kinerja kuartalan terbaiknya dalam tujuh tahun terakhir, karena kekhawatiran mengenai

kesehatan pemberi pinjaman terbesar Jerman yang memacu penurunan perusahaan finansial.

Indeks Hang Seng turun 1,3% pada 10:17 pagi waktu setempat, sehingga memangkass gain sejak akhir Juni hingga 13%. Bank of Communications

Co memimpin Indeks perusahaan finansial lebih rendah, turun sebanyak 2,8%. perusahaan properti turun untuk hari kedua, dengan China Resources Land Ltd jatuh ke dua pekan terendah. Indeks perusahaan

China yang diperdagangkan di Hong Kong turun 1,3%, sedangkan indeks Shanghai Composite sedikit berubah. (Best Profit Futures)

Sumber : monexnews.com